GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Politik
Beranda / Politik / Usman Husin Minta Pending Kebijakan Pembatasan Wisatawan TN Komodo – Undang Menhut Turun ke TN Mutis Timau

Usman Husin Minta Pending Kebijakan Pembatasan Wisatawan TN Komodo – Undang Menhut Turun ke TN Mutis Timau

NTTBersuara.id,JAKARTA,–Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB Usman Husin meminta agar Surat Edaran tentang pembatasan jumlah wisatawan di Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo dipending atau ditunda, sekaligus mengundang Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk turun langsung ke Taman Nasional Mutis Timau berdialog dengan masyarakat adat.

Rapat Kerja antara Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan jajaran Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berlangsung pada Selasa 14 April 2026, dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.

Usman Husin mengemukakan bahwa kebijakan pembatasan jumlah wisatawan menjadi 1.000 orang per hari di kawasan TNK berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat, terutama setelah terjadi aksi demo protes sehari sebelumnya di Labuan Bajo.

“Di Labuan Bajo cukup banyak tempat wisata selain Pulau Komodo dan Rinca. Pihak TNK bisa mengatur alur wisata agar wisatawan tidak dirugikan, terutama wisatawan mancanegara yang sudah membeli tiket dengan harga mahal,” ujarnya.

Selain itu, Usman juga mengangkat tentang status Cagar Alam Mutis Timau yang diturunkan menjadi Taman Nasional Mutis Timau sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 946 Tahun 2024. Perubahan status tersebut masih diprotes masyarakat adat setempat, bahkan beberapa waktu lalu terjadi aksi demo dan pemagaran di kawasan tersebut.

Pansus LKPJ: Rekomendasi Untuk Dinas PUPR – Perencanaan Harus Didahului Sebelum Tahun Anggaran Baru

“Gunung Mutis adalah nafas kehidupan masyarakat di tiga kabupaten NTT yakni Taman Nasimakmur (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Kabupaten Kupang. Saya mengundang Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk turun ke lapangan dan berdialog langsung dengan masyarakat adat,” ajaknya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan kesiapannya untuk turun ke Taman Nasional Mutis Timau guna berdialog langsung dengan masyarakat adat. Sementara terkait pembatasan wisatawan di TNK Labuan Bajo, dia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bukan dibuat serta merta, melainkan melalui proses yang panjang.(lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement