NTTBersuara.id,KUPANG,–Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Wali Kota Kupang Tahun 2025, Tellendmark Daud, pada Selasa 14 April 2026 menyampaikan sejumlah rekomendasi penting bagi Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman (PUPR) terkait pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek pembangunan.
Tellendmark menekankan perlunya perencanaan yang matang agar penggunaan anggaran berjalan maksimal dan tidak menimbulkan silpa berlebihan. Terkait peluncuran proyek, ia mengusulkan agar semua pekerjaan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya telah direncanakan sejak tahun sebelumnya.
“Kalau bisa pekerjaan-pekerjaan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya, perencanaan sudah didahului pada tahun anggaran sebelumnya. Sehingga di tahun anggaran baru tinggal lelang saja. Jangan sampai kita harus menunggu waktu lagi untuk pelelangan fisik, terutama pada pekerjaan yang perlu penanganan cepat seperti jalan tol,” jelasnya sebagai salah satu rekomendasi dari pansus.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap lampu jalan agar tidak terjadi pemborosan. “Perlu pengawasan yang ketat terkait fungsi lampu jalan. Jangan sampai banyak lampu yang mati namun kita tetap membayar rekening listrik yang membengkak,” ujarnya.
Dalam hal Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Tellendmark menegaskan perlunya solusi yang jelas untuk mengatasi persoalan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat terkait pemenuhan administrasi yang tepat.
Sebagai rekomendasi kelima, ia mengusulkan pembentukan unit khusus untuk pemeliharaan jalan agar lubang kecil tidak berkembang menjadi masalah besar. “Kalau bisa pemerintah bentuk unit baru untuk menangani jalan berlubang. Jangan biarkan lubang kecil menjadi besar, seperti yang pernah dilakukan beberapa tahun yang lalu,” pungkasnya.(lya)











Komentar