GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / MTQ Kota Kupang ke-31 Dibuka Wakil Wali Kota – ‘Bukan Hanya Lomba, Tapi Wadah Menumbuhkan Kecintaan pada Al-Qur’an’

MTQ Kota Kupang ke-31 Dibuka Wakil Wali Kota – ‘Bukan Hanya Lomba, Tapi Wadah Menumbuhkan Kecintaan pada Al-Qur’an’

MTQ Kota Kupang ke-31 Dibuka Wakil Wali Kota – 'Bukan Hanya Lomba, Tapi Wadah Menumbuhkan Kecintaan pada Al-Qur'an'

NTTBersuara.id,KUPANG,–Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Kupang ke-31 Tahun 2026 yang digelar di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang pada Jumat 1 Mei 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut Anggota DPRD Provinsi NTT H. Muhammad Ansor, Ketua MUI Kota Kupang H. Muhammad MS, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kupang Antonius Nggaa Rua, S.Ag, perwakilan Forkopimda Tingkat Kota Kupang, Ketua Umum LPTQ Kota Kupang Muhammad Khairil, S.STP., M.Si, para Imam Masjid se.,ota Kupang, serta Camat Kota Lama, Kabag Kesra, Kabag Prokopim Setda Kota Kupang, dan Sekcam Maulafa yang mendampingi Wakil Wali Kota.

“MTQ Harus Hidup dalam Sikap dan Tindakan Kita”

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan ruang pembelajaran yang lebih dalam bagi umat untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ bukan hanya tentang siapa yang terbaik dalam membaca. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk menumbuhkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an, agar nilai-nilainya benar-benar hidup dalam sikap dan tindakan kita,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Kupang Buka Bakti Sosial Kesehatan Gratis – ‘Gereja Jadi Pusat Pelayanan Sosial yang Nyata’

Ia juga menekankan bahwa di tengah dinamika Kota Kupang yang terus berkembang, kegiatan keagamaan seperti MTQ memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial. Menurutnya, iman yang kuat harus berjalan seiring dengan sikap saling menghargai dan hidup damai dalam keberagaman.

“Perbedaan bukan alasan untuk menjauh, tetapi kesempatan untuk saling memahami dan menghargai. Inilah wajah Kota Kupang yang kita banggakan, kota yang rukun, damai, dan penuh toleransi,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kota Kupang, Serena turut menyampaikan apresiasi kepada umat Muslim yang selama ini terus menjaga suasana damai dan harmonis di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para alim ulama, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

Kepada para peserta, Wakil Wali Kota memberikan semangat agar menjadikan MTQ sebagai momentum untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat persaudaraan. “Bertandinglah dengan semangat, tetapi tetap menjunjung tinggi persaudaraan. Jadikan pengalaman ini bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk membawa kebaikan bagi masyarakat,” pesannya. Ia juga menyampaikan harapan agar Kota Kupang dapat meraih hasil terbaik pada MTQ tingkat Provinsi NTT tahun 2026 mendatang, setelah sebelumnya berhasil meraih posisi juara kedua.

165 Peserta dari Enam Kecamatan Berlaga di 25 Mata Lomba

Pemprov NTT Gelar Diskusi Tripartit Hari Buruh – Gubernur Dorong Pekerja Naik Kelas Jadi Pengusaha

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Tingkat Kota Kupang Tahun 2026 Rahmat Mukolang, SE., M.Si, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Tujuan utama MTQ ini adalah meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperdalam pemahaman keagamaan, serta menyiapkan peserta terbaik untuk mewakili Kota Kupang pada MTQ tingkat provinsi,” jelasnya.

MTQ ke-31 ini dilaksanakan pada 1 hingga 4 Mei 2026 dengan diikuti sebanyak 165 peserta dari enam kecamatan di Kota Kupang. Para peserta akan berkompetisi dalam enam cabang lomba dengan total 25 mata lomba, meliputi Tilawatil Qur’an, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Hadrah, dan Tafsir Al-Qur’an.

Rahmat juga menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung oleh APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2026 serta kontribusi dari berbagai pihak. Ia berharap MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. (lya)

Gubernur NTT Buka Dialog Peringatan Hari Buruh 2026: Kolaborasi Trìpilar Untuk NTT Sejahtera

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement