NTTBersuara.id, KUPANG,– Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan peran sentral perempuan dalam pembangunan keluarga dan kemajuan daerah. Hal ini disampaikan saat menghadiri Ibadah Syukur Natal bersama keluarga besar Emak-emak CSan pada Jumat 9 Januari 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyoroti tema Natal tahun ini, “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga,” dan bagaimana tema tersebut tercermin dalam kasih, keteladanan, serta ketangguhan yang dimiliki oleh perempuan.
“Tema Natal tahun ini, ‘Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga,’ sangat relevan dengan peran perempuan sebagai pilar utama dalam keluarga,” ujar Serena Cosgrova Francis.
Wakil Wali Kota juga menyoroti peran ibu sebagai pengasuh, pendidik, dan penopang ekonomi keluarga. Ia menekankan pentingnya pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang mendukung pemberdayaan perempuan, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih optimal bagi pembangunan daerah.
“Pemerintah Kota Kupang terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung pemberdayaan perempuan, karena kami percaya bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk memajukan daerah ini,” tegasnya.
Serena Cosgrova Francis kemudian mencontohkan beberapa inovasi pemerintah Kota Kupang yang menjadi ikon pemberdayaan perempuan, seperti Sunday Market, program Ina Kasih, serta pelatihan ekonomi dan kecantikan bagi perempuan. Program-program ini, menurutnya, telah memberikan dampak nyata bagi ratusan pelaku UMKM, khususnya ibu rumah tangga.
“Sunday Market kini memiliki cashflow lebih dari Rp5 miliar, dan ini merupakan bukti nyata bagaimana perempuan dapat menjadi penggerak ekonomi keluarga dan daerah,” jelas Wakil Wali Kota.
Lebih lanjut, Serena Cosgrova Francis mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan komunitas perempuan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berjalan bersama dalam membangun Kota Kupang yang lebih maju. “Kita tidak bisa berjalan sendiri. Jika ingin Kota Kupang maju, kita harus berjalan bersama-sama,” pungkasnya. (lya)














Komentar