GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / Wali Kota-Wakil Wali Kota Kupang Gandeng Forkopimda Serukan Jaga Kerukunan, Tangkal Provokasi Isu Masjid Liliba

Wali Kota-Wakil Wali Kota Kupang Gandeng Forkopimda Serukan Jaga Kerukunan, Tangkal Provokasi Isu Masjid Liliba

NTTBersuara.id,KUPANG,– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kupang untuk mengimbau seluruh warga agar tetap menjaga kerukunan antarumat beragama serta tidak terprovokasi oleh informasi hoaks dan unggahan bernada provokatif terkait isu pembangunan masjid di Kelurahan Liliba.

Imbauan tersebut disampaikan usai pertemuan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang bersama Forkopimda Kota Kupang, yang membahas persoalan penolakan warga terhadap rencana pembangunan masjid di Liliba. Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin 26 Januari 2026.

Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa seluruh rangkaian penyampaian aspirasi telah berakhir secara aman, tertib, dan damai.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan Forkopimda, kami menyampaikan terima kasih kepada warga setempat, MUI, serta pengurus yayasan masjid yang telah menyelesaikan persoalan pembangunan masjid ini dengan sangat baik,” ujar Wali Kota.

Ia menegaskan, berakhirnya dinamika tersebut secara aman dan tertib menunjukkan kedewasaan masyarakat serta kuatnya nilai toleransi di Kota Kupang.

Gubernur NTT Buka Pameran ‘Weaving Wonders’ – Perempuan NTT Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Tenun dan Usaha Komunitas

“Kejadian ini menegaskan bahwa Kota Kupang adalah kota kasih, kota yang toleran, dan selalu mengedepankan kerukunan antarumat beragama. Saya bangga karena masyarakat memilih jalan damai, aman, dan tertib,” tegasnya.

Namun demikian, Wali Kota juga menyoroti adanya sejumlah unggahan media sosial bernada provokatif yang berpotensi mengganggu ketertiban dan stabilitas sosial. Ia meminta agar penyebaran hoaks dan konten yang memelintir pernyataan pejabat segera dihentikan.

“Unggahan-unggahan provokatif ini berbahaya. Kami sudah berdiskusi dengan unsur kepolisian, TNI, kejaksaan, dan pengadilan. Kami minta ini segera dihentikan. Jika tidak, tentu akan ada tindakan tegas,” ujarnya.

Wali Kota juga mengimbau masyarakat Kota Kupang agar bijak bermedia sosial dengan selalu memeriksa fakta sebelum membagikan informasi serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang sengaja dibangun pihak-pihak tertentu.

“Bijaklah bermedia sosial. Cek dulu fakta dan kebenarannya. Mari kita jaga bersama kerukunan antarumat beragama di Kota Kupang,” imbaunya.

Walikota dan Wawali Kupang Pimpin Operasi Humanis Pekerja Anak – Bantu Keluarga dengan Intervensi Menyeluruh

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan apa pun, baik secara lisan maupun tertulis, terkait pembangunan masjid di Liliba sebagaimana yang beredar di media sosial. “Saya tidak pernah mengeluarkan statement apa pun terkait pembangunan masjid di Liliba,” tegasnya.(lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement