NTTBersuara.id, KUPANG,– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, meluncurkan dua buku tentang sejarah Kerajaan Tanof, “Melawan Lupa di Kerajaan Taebenu: Jejak Makam dan Istana Raja Tanof dalam Warisan Budaya Abadi” dan “Serpihan Kisah Raja-Raja Tanof pada Kerajaan Taebenu dan Implikasinya bagi Generasi Muda Masa Kini”. Peluncuran ini menandai komitmen Pemkot Kupang dalam melestarikan situs budaya dan sejarah lokal, serta mewariskan nilai-nilai kepemimpinan dan perjuangan para raja Tanof kepada generasi muda.
Dalam sambutannya Rabu 26 November 2025 di Kompleks Makam Kuno Raja Taebenu, Manutapen, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Kerajaan Tanof dan UPTD SD Negeri Palsatu yang telah berkontribusi dalam pelestarian sejarah dan budaya. Ia juga mengumumkan bahwa pada tahun 2026, situs budaya Kerajaan Tanof akan di-SK-kan sebagai situs cagar budaya di Kota Kupang, dengan alokasi anggaran sebesar Rp300 juta untuk perbaikan dan penataan.
“Jadi nanti 2026 saya taruh anggaran kita bikin baik ini semua. Nanti saya coba kita usahakan. 300 juta kita perbaiki ini semua ,” ujarnya, menegaskan komitmen Pemkot Kupang dalam mendukung pelestarian situs bersejarah tersebut.
Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga budaya sebagai “pinjaman dari anak cucu”. “Kalau budaya itu bukan hanya warisan dari leluhur tapi pinjaman dari anak cucu kita juga,” ujarnya, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya dengan sebaik-baiknya.
Belmira Santos, Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Palsatu yang juga merupakan salah satu penulis buku, menyampaikan bahwa peluncuran buku ini merupakan persembahan dalam rangka Hari Guru Nasional 2025. “Bagi saya kehadiran 2 buku ini sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya kerajaan Taebenu yang begitu kaya nilai sejarah kearifan dan makna kehidupan,” ungkapnya.
Bapa Esau Tanof, perwakilan keluarga Kerajaan Tanof, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Pemkot Kupang. Ia berharap, buku-buku yang diluncurkan dapat dimanfaatkan oleh anak-anak sekolah untuk mempelajari sejarah lokal dan nilai-nilai perjuangan para raja Tanof. (lya)











Komentar