GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
KESEHATAN
Beranda / KESEHATAN / Wawali Kupang Buka Koordinasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis – Dorong Layanan Jemput Bola untuk Capai Target Nasional

Wawali Kupang Buka Koordinasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis – Dorong Layanan Jemput Bola untuk Capai Target Nasional

Wawali Kupang Buka Koordinasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis – Dorong Layanan Jemput Bola untuk Capai Target Nasional

NTTBersuara.id,KUPANG,–Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menghadiri kegiatan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Kota Kupang yang berlangsung di Hotel Naka, Kamis 11 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan cakupan layanan kesehatan preventif bagi masyarakat Kota Kupang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri secara daring oleh Administrator Kesehatan Ahli Madya Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Azi Samkari, SKM., MKM. Hadir pula Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Trio Hardina, M.K.M., Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Sinta Ndaumanu, M.Kes., para kepala puskesmas, serta peserta dari berbagai instansi terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakat yang salah satunya tercermin melalui derajat kesehatan masyarakat.

Menurutnya, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang diinisiasi Pemerintah Pusat merupakan langkah nyata dalam mewujudkan transformasi sistem kesehatan nasional sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Ketika pemerintah pusat menghadirkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional dan pembangunan sumber daya manusia, maka kita harus melihatnya sebagai upaya nyata untuk melindungi masyarakat sejak dini, bukan sekadar program biasa,” ujar Serena.

Wawali Kupang Pimpin Rapat Koordinasi BSPS – Total Bantuan Capai 612 Unit, Target Realisasikan Maksimal

Ia menjelaskan, program strategis yang digagas Presiden Republik Indonesia tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena memungkinkan deteksi dini berbagai faktor risiko kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.

“Semangat utama program ini adalah mengubah pola pikir masyarakat dari menunggu sakit untuk berobat menjadi menjaga kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini,” tambahnya.

Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya transformasi pelayanan kesehatan primer yang menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan. Dalam konteks tersebut, puskesmas, puskesmas pembantu, posyandu, serta seluruh tenaga kesehatan memiliki peran vital sebagai garda terdepan pelayanan yang paling dekat dengan masyarakat.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Serena mendorong seluruh perangkat daerah, camat, lurah, sekolah, serta berbagai organisasi kemasyarakatan agar berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang dalam menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis pada berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Jangan menunggu masyarakat datang ke puskesmas. Pelayanan kesehatan harus hadir mendekati masyarakat. Setiap kegiatan di kelurahan, kecamatan, sekolah, maupun kegiatan pemerintahan lainnya dapat menjadi kesempatan untuk menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis,” tegasnya.

Wawali Kupang Terima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI – Bahas Penanganan TB, HIV, dan Kebutuhan Layanan Kesehatan

Ia mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Kota Kupang yang mulai menerapkan strategi jemput bola dalam pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan solusi efektif untuk mempercepat peningkatan cakupan layanan sekaligus mendukung pencapaian target nasional.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Kupang juga berencana memberikan apresiasi kepada kecamatan dan kelurahan yang mampu mencapai bahkan melampaui target cakupan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Kita harus lebih mengutamakan pencegahan daripada pengobatan. Semakin cepat masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya, semakin besar peluang untuk mencegah penyakit yang lebih berat,” ujarnya.

Meski demikian, Serena mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, mulai dari rendahnya pemahaman masyarakat terhadap manfaat pemeriksaan kesehatan, kendala pendataan dan pelaporan, hingga tindak lanjut hasil pemeriksaan. Karena itu, ia berharap forum koordinasi dan advokasi ini dapat menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai hambatan sekaligus merumuskan solusi yang dapat segera diimplementasikan.

Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) dan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di seluruh wilayah Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang Temui Wakil Menteri Kesehatan – Ajukan Beberapa Prioritas Layanan Kesehatan Kota Kupang

“Kesehatan bukan hanya urusan sektor kesehatan semata, tetapi urusan kemanusiaan. Karena itu dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, media, hingga masyarakat itu sendiri,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, kader kesehatan, dan berbagai pihak yang selama ini terus berkontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Wakil Wali Kota Kupang secara resmi membuka kegiatan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kota Kupang.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Sinta Ndaumanu, M.Kes., menjelaskan bahwa pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) berjalan seiring dengan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam misi pembangunan sumber daya manusia pada Asta Cita Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029.

Menurutnya, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui deteksi dini berbagai faktor risiko, kondisi pra-penyakit, maupun penyakit yang berpotensi berkembang menjadi lebih serius. “Program ini dilaksanakan dengan pendekatan siklus hidup, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia, serta didukung pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraannya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa target cakupan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara nasional mencapai 46 persen. Namun, hingga Mei 2026, capaian Kota Kupang masih berada pada angka 10 persen. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, advokasi, serta kolaborasi lintas program dan lintas sektor guna mempercepat pencapaian target tersebut demi mewujudkan masyarakat Kota Kupang yang lebih sehat dan produktif.(lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement