NTTBersuara.id, KUPANG,– Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang, Yafet Yeferson Horo, melaksanakan reses tahap II masa sidang 2025/2026 di Kelurahan Alak, Minggu 22 Februari 2026.
Aspirasi warga didominasi keluhan infrastruktur dasar.
Masalah serupa disampaikan Ketua RT 22 RW 07, Pangeran Suy. Ia menekankan kondisi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang sangat parah dan belum pernah tersentuh pembangunan.
Dari RW 05, Ketua RT 12 Bertho, didampingi Sekretaris RT Gotlif Tode, mengungkapkan bahwa jalan lingkungan mereka sejak 1996 tidak pernah mendapat perhatian.
Isu lingkungan turut mengemuka. Ketua RT 22, Fais, mengeluhkan keberadaan kontainer sampah yang sering penuh dan diacak monyet dari gua setempat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Yafet Horo menegaskan pentingnya pendataan dan penamaan ruas jalan agar bisa masuk dalam perencanaan dan mendapat perhatian pemerintah.
Terkait akses ke TPU, Yafet menyatakan kesiapannya membantu penyediaan tanah putih sebanyak 10 ret untuk membuka dan memperkeras jalan baru.
Mengenai kontainer sampah, Yafet mengakui karakter wilayah Alak yang berbeda karena keberadaan hewan, termasuk monyet.
“Saya tidak mau hanya dengar, duduk, lalu pulang. Yang kecil dan bisa dieksekusi, kita kerjakan segera. Masyarakat harus merasakan berkat yang ada,” tegasnya.











Komentar