NTTBersuara.id, ENDE,– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat konektivitas antarwilayah dengan memperbaiki ruas jalan Wolowona–Ndona di Kabupaten Ende. Proyek ini menjadi prioritas karena menghubungkan sejumlah titik strategis, termasuk Keuskupan Ende, PLTP Sokoria, dan kawasan petilasan Bung Karno.
Ruas jalan sepanjang 2,2 kilometer ini dikerjakan oleh PT Yetty Darmawan dengan sistem aspal beton (AC-DC), dan nilai kontrak mencapai Rp2,5 miliar lebih. Hingga awal Oktober 2025, progres pekerjaan telah mencapai 54,9 persen dari total target.
Perwakilan perusahaan, Konstantinus Pieter Yanto, menjelaskan bahwa kendala utama yang dihadapi adalah faktor cuaca yang menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian yang sudah dikerjakan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jarot Nugroho menjelaskan, ruas Wolowona–Ndona sejatinya merupakan jalan kabupaten, namun penanganannya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTT melalui diskresi gubernur sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur strategis di Ende.
Meskipun dibiayai provinsi, kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ende tetap dibutuhkan, terutama dalam pemeliharaan dan penyediaan fasilitas pendukung. Jarot mengingatkan pentingnya menjaga dan memelihara jalan yang sudah bagus agar tidak rusak karena hal-hal kecil seperti saluran air tersumbat atau rumput yang tumbuh menutup bahu jalan.
Perbaikan jalan Wolowona–Ndona diharapkan mampu mempermudah akses umat ke Keuskupan Ende, memperlancar aktivitas ekonomi dan pariwisata lokal, serta mendukung kelancaran proyek PLTP Sokoria.











Komentar