NTTBersuara.id, KUPANG,– Komisi II DPRD NTT menemukan sejumlah permasalahan infrastruktur yang perlu segera diperbaiki di Pelabuhan Perikanan Tenau dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Oeba. Hal ini diungkapkan oleh Junaidi, Sekretaris Komisi II DPRD NTT, Rabu November 2025 usai melakukan kunjungan kerja ke kedua lokasi tersebut.
Junaidi menyoroti kondisi gedung di Pelabuhan Tenau yang sudah tidak layak pakai, serta minimnya lampu penerangan jalan. “Sehingga gedungnya sudah sudah apa namanya sudah tidak bagus lagi dan tidak bisa dimanfaatkan lagi juga beberapa tempat Terus yang kedua ada beberapa lampu jalan yang hampir ada sekitar puluhan itu tetapi yang menyala hanya ada 3 lampu jalan nah tadi kami tanya kenapa ternyata lampunya itu sudah rusak Nah ini juga menjadi perhatian kita,” ujarnya.
Selain itu, Junaidi juga menyoroti kondisi TPI Oeba yang atapnya sudah rusak dan lantainya menggunakan keramik licin. “Di TPI itu tempat pelelangan ikan itu kami juga lihat tadi atapnya sudah rusak terus lantainya juga menggunakan keramik licin makanya tadi kami minta kalau bisa itu diganti karena Takutnya nanti pengguna apa namanya pembeli itu yang mau berbelanja nanti itu akan jadi celaka,” jelasnya.
Komisi II DPRD NTT juga menyoroti kerusakan dermaga di bagian barat Pelabuhan Tenau akibat Seroja. Meskipun perbaikan dermaga membutuhkan anggaran yang besar, Junaidi berharap hal ini menjadi perhatian pemerintah provinsi.
Junaidi berharap, dengan adanya produk baru terkait retribusi di pelabuhan, sewa tanah, dan sewa rumah yang sekarang sudah naik, dapat menjadi landasan untuk memperbaiki fasilitas dan sarana yang ada di Pelabuhan Tenau. “Semoga itu menjadi salah satu landasan kita untuk memperbaiki fasilitas atau sarana yang ada di Pelabuhan tenun sehingga ketika kita menarik retribusi ataupun pajak itu seimbang dengan fasilitas yang dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (lya)











Komentar