NTTBersuara.id,KUPANG,–Impian masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memiliki akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan semakin mendekati kenyataan.
Pada Selasa, 20 Januari 2026, dilaksanakan Peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang berlokasi di Jalan Tilong Dam, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah rakyat merupakan langkah dari Presiden Prabowo menjalankan amanat mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Sekolah rakyat ini merupakan bagian dari spirit dari Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan dan memastikan bahwa amanat UUD 1945 mencerdaskan kehidupan bangsa itu benar-benar dilaksanakan bagi anak bangsa,” ungkap Gubernur Melki.
Ia menambahkan bahwa sekolah rakyat juga bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan. “Sekolah Rakyat ini sangat mulia karena hadir sebagai alat mengangkat kualitas hidup masyarakat miskin dengan memberikan akses pendidikan,” kata Gubernur.
Bupati Kupang, Yosep Lede, mengatakan keberadaan sekolah rakyat akan sangat membantu akses pendidikan bagi masyarakat kabupaten kupang.
Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis NTT, Istiadi Nugroho mengungkapkan Sekolah rakyat yang dibangun tersebut akan menampung 1.080 siswa.
Perencanaan pembangunan sekolah rakyat tersebut meliputi gedung SD, gedung SMP, gedung SMA, asrama, rusun guru, gedung ibadah, dan fasilitas lainnya.(lya)














Komentar