GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / Peringatan Tsunami Berakhir, Gubernur NTT: Fokus Penanganan Korban dan Kerusakan

Peringatan Tsunami Berakhir, Gubernur NTT: Fokus Penanganan Korban dan Kerusakan

NTTBersuara.id,KUPANG,–Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan belasungkawa mendalam atas gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu 15 Agustus 2026 pagi. Dalam konferensi pers di Markas Polda NTT, ia menyebut kerusakan yang terjadi sangat serius, terutama di wilayah utara Flores.

“Saya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga besar kita di Flores yang mendapat musibah gempa bumi 7,7 skala Richter. Sejauh laporan yang kita peroleh, kerusakannya sangat serius, terutama di wilayah utara Flores,” ujar Gubernur Melki didampingi Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono, serta jajaran Forkopimda dan BPBD Provinsi NTT.

Berdasarkan informasi sementara yang diterima hingga konferensi pers berlangsung, tercatat lima orang meninggal dunia — dua orang di Kabupaten Sikka dan tiga orang di Kabupaten Manggarai. “Sekali lagi kami akan pastikan lagi, namun ini terkait reruntuhan bangunan,” katanya. Data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbarui karena tim di masing-masing kabupaten masih melakukan asesmen di lapangan.

Gubernur dan Forkopimda Akan Turun Langsung ke Flores

Sebagai respons cepat, Gubernur Melki bersama jajaran Forkopimda dijadwalkan bertolak ke Flores siang ini untuk meninjau langsung kondisi wilayah terdampak. “Kami akan langsung masuk ke Flores untuk memastikan kerusakan yang terjadi. Mudah-mudahan siang ini kami sudah memperoleh data detail dari setiap kabupaten,” tambahnya.

Bantuan Logistik Presiden Tiba di Maumere, 1.725 Paket Sembako Disiapkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Pemerintah Provinsi juga telah meminta seluruh bupati di wilayah Flores segera mendata kerusakan bangunan, korban jiwa, serta dampak lainnya. Dukungan pemerintah pusat pun terus dikoordinasikan. Sejak pagi, Presiden RI melalui Mensesneg dan sejumlah kementerian telah berkomunikasi dan menyatakan kesiapan memberikan bantuan, mencakup sektor sosial, kesehatan, PUPR, perhubungan, hingga energi.

Peringatan Tsunami Berakhir, Masyarakat Diminta Waspada

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama menyampaikan peringatan dini tsunami telah dinyatakan berakhir pada pukul 08.30 WITA. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau waspada dan hanya mempercayai informasi resmi dari BMKG, BPBD, serta pemerintah daerah. Gubernur juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna mencegah kepanikan.

Gubernur juga mengajak pelaku usaha, khususnya pemilik toko makanan dan minuman di Flores, untuk ikut membantu warga yang terdampak bencana.
(lya)

Gubernur NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Selama 14 Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement