NTTBersuara.id,KUPANG, –Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., secara resmi membuka kegiatan Forum Perangkat Daerah dalam rangka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Kupang Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Kupang pada Selasa 10 Maret 2026 menjadi tahapan penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan yang partisipatif, terarah, dan terintegrasi.
Acara ini dihadiri oleh para Asisten Sekda Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah, camat, kepala bagian, kasubag perencanaan, serta delegasi dari masing-masing kecamatan. Forum ini difungsikan sebagai wadah strategis untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari masyarakat dengan rencana kerja perangkat daerah, sehingga setiap program dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Kupang menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum krusial dalam merumuskan arah pembangunan Kota Kupang ke depan. “Setiap keputusan yang dihasilkan dari forum ini akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program pembangunan dan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah,” ujar Jeffry.
Ia menambahkan bahwa proses perencanaan pembangunan harus mampu menghubungkan aspirasi masyarakat dengan program kerja pemerintah. “Forum ini menjadi wadah untuk menyinkronkan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun melalui Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan dengan program pembangunan pemerintah daerah, sehingga rencana kerja perangkat daerah benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Menurut Jeffry, penyusunan RKPD Kota Kupang Tahun 2027 merupakan bagian dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kupang Tahun 2025-2029. Rencana ini diarahkan untuk mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni “Kota Kasih sebagai Rumah Bersama yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”
Namun demikian, ia mengakui bahwa Pemerintah Kota Kupang masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan yang perlu ditangani secara bersama-sama. Di antaranya adalah penurunan angka kemiskinan, pengurangan tingkat pengangguran, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.
“Pembangunan yang baik selalu lahir dari kolaborasi. Tidak ada satu perangkat daerah pun yang dapat bekerja sendiri. Kita membutuhkan sinergi lintas sektor, koordinasi yang kuat, serta partisipasi aktif masyarakat,” tegas Jeffry. Ia berharap forum ini dapat menjadi ruang diskusi yang produktif dan terbuka terhadap berbagai gagasan serta masukan konstruktif.
Sementara itu, dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Imelda Fonyke Nange, S.T., M.T., dijelaskan bahwa Forum Perangkat Daerah bertujuan untuk menyelaraskan usulan prioritas kegiatan hasil Musrenbang kecamatan dengan rancangan rencana kerja perangkat daerah serta arah kebijakan pembangunan Kota Kupang. “Forum ini juga menjadi wadah untuk mengintegrasikan usulan masyarakat dengan pokok-pokok pikiran DPRD sehingga dapat dirumuskan menjadi rencana kerja yang efektif, efisien, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil Musrenbang kecamatan yang telah dilaksanakan sebelumnya, tercatat sebanyak 994 usulan program kegiatan yang masuk. Adapun rincian usulannya adalah 633 usulan bidang infrastruktur, 199 usulan bidang ekonomi, serta 162 usulan bidang sosial budaya. Semua usulan ini akan dianalisis dan diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah.
Selain itu, Pemerintah Kota Kupang juga menghadirkan sejumlah terobosan dalam proses perencanaan pembangunan. Di antaranya adalah penyediaan pagu indikatif sebesar Rp500 juta untuk setiap kelurahan serta pelaksanaan Musrenbang tematik stunting di tingkat kecamatan. “Inisiatif ini merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus mempercepat penanganan persoalan stunting di daerah,” jelas Imelda.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi kemajuan Kota Kupang serta kesejahteraan masyarakatnya. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan semua program pembangunan dapat berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan.(lya)














Komentar