GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Politik
Beranda / Politik / DPRD Kota Kupang Geram: Pasar Bimoku Jadi ‘Kandang Kambing’, Pemkot Dinilai Tak Peduli!

DPRD Kota Kupang Geram: Pasar Bimoku Jadi ‘Kandang Kambing’, Pemkot Dinilai Tak Peduli!

NTTBersuara.id, KUPANG,– Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Benyamin Moses Mandala, menyampaikan kritik pedas terhadap Pemerintah Kota Kupang terkait kondisi Pasar Bimoku yang dinilai tidak terurus dan tidak sesuai peruntukannya. Kritik ini muncul saat anggota dewan tersebut menggelar reses di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Senin 3 November 2025.

“Pasar yang ada kalau bisa ditingkatkan peruntukkannya. Pasar Bimoku selama ini jadi kandang kambing, belum maksimal diperhatikan oleh Pemkot Kupang,” tandas Moses saat berdialog dengan warga Kelurahan Lasiana. Ia menambahkan, kondisi pasar yang tidak terurus membuat warga kesulitan mengakses pasar yang representatif dan pedagang enggan berjualan.

Moses berharap, jika Wali Kota mengangkat Direktur PD Pasar yang baru, perhatian terhadap Pasar Bimoku dapat ditingkatkan agar menjadi pasar yang lebih modern dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain masalah Pasar Bimoku, warga Kelurahan Lasiana juga mengeluhkan ketiadaan perhatian Pemkot Kupang terhadap pembangunan fisik penataan batas wilayah kota.

“Keindahan batas kota sebagai gerbang administrasi antar kota dan kabupaten tidak terlihat. Jangan cuma tempat lain bisa sampai Rp 500 juta, kami di batas kota orang masuk gelap gulita, tidak ada batasan masuk Kota Kupang dan kabupaten,” ungkap Eron Nahak, salah satu warga RT 26 RW 07 Kelurahan Lasiana.

Usman Husin Minta Pending Kebijakan Pembatasan Wisatawan TN Komodo – Undang Menhut Turun ke TN Mutis Timau

Warga juga mengeluhkan masalah banjir yang kerap terjadi akibat tidak adanya drainase yang memadai. Mereka berharap, masukan-masukan yang disampaikan dalam reses ini dapat segera direalisasikan oleh Pemkot Kupang. (lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement