GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Business Ekonomi
Beranda / Ekonomi / OJK NTT Paparkan Data Penipuan Digital di Media Gathering, Kerugian di NTT Capai Puluhan Miliar Rupiah  

OJK NTT Paparkan Data Penipuan Digital di Media Gathering, Kerugian di NTT Capai Puluhan Miliar Rupiah  

NTTBersuara.id, MALANG,– Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan OJK NTT, Polantoro, memaparkan data mengenai modus penipuan digital yang semakin canggih dalam acara Media Gathering di Hotel The Alana, Kota Malang, Jawa Timur, Senin 8 Desember 2025.

Polantoro menjelaskan bahwa Indonesia Anti Scam Centre (IASC) menjadi ujung tombak penanganan penipuan keuangan sejak berdiri pada 22 November 2024.

Sepanjang November 2024 hingga 20 Oktober 2025, IASC menerima 328.841 laporan penipuan, berhasil memblokir 100.156 rekening, dan mencatat total kerugian korban mencapai Rp7,5 triliun.

Di Provinsi NTT sendiri, laporan yang masuk sejak November 2024 hingga September 2025 berjumlah 1.273 kasus, dengan total kerugian Rp25,4 miliar.

Modus penipuan yang paling banyak dilaporkan meliputi jual beli online, investasi bodong, penipuan melalui media sosial, lowongan kerja fiktif, hadiah palsu, dan pinjaman online ilegal.

Gubernur NTT Terima Audiensi Flores Komodo Tours, Siapkan Selamat Datang Kapal Pesiar Oceania Vista

Jual beli online menjadi aduan tertinggi sepanjang 2025. “Banyak skema menjanjikan keuntungan besar tanpa aktivitas bisnis yang jelas. Itu harus diwaspadai,” tegas Polantoro.

OJK NTT secara rutin turun ke masyarakat, menggelar edukasi soal pinjaman online, cek legalitas pelaku usaha, hingga mengenalkan kanal resmi pengaduan. (lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement