NTTBersuara.id, DENPASAR, — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indoensia (BPK RI) Perwakilan Bali, Kamis 12 Februari 2026
Wamendagri Ribka Haluk menegaskan perlunya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan BPK dalam pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025.
Selain itu, Wamendagri Ribka menekankan kepada para Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah untuk selalu bersikap kooperatif, transparan, dan komunikatif, serta taat terhadap aturan selama pemeriksaan.
Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, menjelaskan bahwa Entry Meeting ini merupakan tahapan awal yang wajib dilaksanakan sebelum pemeriksaan dimulai sesuai Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma seusai acara juga menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan interim atas LKPD Provinsi NTT Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI.
“Mewakili Gubernur NTT dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPK RI yang senantiasa memberikan tuntunan, petunjuk, arahan serta pembinaan kepada perangkat daerah kami,” jelas Wagub Johni Asadoma.
Wagub Johni juga menegaskan komitmen Pemprov NTT untuk terus melakukan penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan. (lya)











Komentar