GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Olahraga
Beranda / Olahraga / Shamid dari NTT Bangga: Motor Lokal Bisa Lolos Tantangan Tanjakan Saweran

Shamid dari NTT Bangga: Motor Lokal Bisa Lolos Tantangan Tanjakan Saweran

Foto: Shamid rider asal Atambua Nusa Tenggara Timur

NTTBersuara.id,KUPANG,–Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono
secara resmi membuka ajang Wirasakti Trail Adventure pada Sabtu 18 Juli 2026 diLapangan Sambura Alak Nusa Tenggara Timur. Kegiatan olahraga trabas ini diikuti sebanyak 325 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di NTT, serta perwakilan dari Surabaya dan negara tetangga Timor Leste.

Salah satu tantangan paling bergengsi dan menjadi sorotan utama dalam acara ini adalah Tanjakan Saweran kategori mesin 2500 cc. Tantangan ini menyediakan hadiah uang tunai senilai Rp1 juta per orang bagi 10 peserta yang berhasil menaklukkan jalur tersebut. Namun dari seluruh peserta yang mencoba menembus tanjakan yang cukup terjal itu, hanya enam orang yang dinyatakan lolos.

Salah satu peserta asal Atambua, Shamid, mengungkapkan rasa bangganya setelah dirinya dan satu rekannya berhasil menaklukkan tantangan tersebut. Padahal dari 20 anggota tim asal Atambua yang turun bertanding, hanya keduanya yang mampu melaju hingga garis akhir.

“Kami merasa sangat bangga karena dengan motor lokal pun bisa lolos di Tanjakan Saweran. Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi kami dari Atambua, Nusa Tenggara Timur,” ujar Shamid di lokasi acara.

Berdasarkan data yang didapat media NTTBersuara.id, Dengan rincian sebagai berikut enam peserta yang berhasil menembus tantangan tersebut adalah tiga orang dari Surabaya, dua orang dari Atambua, dan satu orang dari Niki-niki. Secara keseluruhan, hanya tiga peserta asli NTT yang berhasil lolos dari tantangan bergengsi ini.

Siapkan PON 2028 dan PESONAS 2026, Pemprov NTT Eratkan Kolaborasi dengan Pusat

Kegiatan Wirasakti Trail Adventure ini bertujuan untuk mempromosikan potensi jalur alam dan destinasi wisata petualangan di NTT, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pecinta olahraga trabas dari berbagai daerah dan negara.(lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement