NTTBersuara.id, KUPANG,– Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena memaparkan laporan satu tahun pemerintahannya dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur. Gubernur menyampaikan kabar baik pertumbuhan ekonomi NTT mencapai 5,14 persen dan penurunan tingkat kemiskinan.
Dalam pidatonya, Gubernur menegaskan bahwa tahun pertama kepemimpinan difokuskan pada penguatan fondasi kebijakan, penataan tata kelola pemerintahan, serta percepatan program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Secara makroekonomi, Gubernur memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi NTT pada 2025 mencapai 5,14 persen.
Tingkat kemiskinan pada September 2025 tercatat 17,50 persen atau sekitar 1.031.690 jiwa, turun dari 19,02 persen pada September 2024.
Pemerintah daerah, menurutnya, terus mengupayakan penurunan kemiskinan melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup penguatan ekonomi rakyat, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta perluasan perlindungan sosial berbasis data sasaran.
Dalam pidato tersebut, Gubernur menjelaskan bahwa arah pembangunan dijalankan melalui tujuh pilar utama, yaitu ekonomi berkelanjutan, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan komunitas, pemerataan infrastruktur berkelanjutan, reformasi birokrasi dan HAM, serta kolaborasi.
Pada sektor ekonomi, strategi hilirisasi ditegaskan sebagai prioritas dengan pelaksanaan program One Village One Product yang mencatat 44 produk unggulan dan 190 UMKM binaan.
Di sektor kelautan, kontribusi subsektor tuna, cakalang, dan tongkol mencapai 15,31 persen dari total produksi perikanan.
Di bidang pertanian, produktivitas padi meningkat dari 4,19 ton per hektare pada 2024 menjadi 4,56 ton per hektare pada 2025.
Sektor pariwisata turut menunjukkan perkembangan dengan 1.840.488 kunjungan wisatawan sepanjang 2025 atau 143,96 persen dari target.
Dalam tata kelola pemerintahan, Pemprov NTT memperoleh kualifikasi “Informatif” dari Komisi Informasi Pusat dengan nilai 93,30, serta seluruh 429 pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan publik telah ditindaklanjuti.
Mengakhiri penyampaiannya di Sidang Paripurna, Gubernur menegaskan bahwa capaian tahun pertama merupakan fondasi awal untuk percepatan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya. (lya)














Komentar