NTTBersuara.id,JAKARTA,– Olahraga di lingkungan kampus Universitas Indonesia (UI) menjadi dambaan bagi penggiat olahraga, terutama dengan lingkungan luas lebih dari 300 hektare yang dipenuhi pepohonan hijau rimbun. Suasana pagi yang teduh, adem, dan diiringi suara burung berkicau membuat pengalaman berlari seperti berada di tengah hutan.
Hal ini menjadi daya tarik bagi Saleh Husin, mantan Menteri Perindustrian sekaligus Mantan Ketua MWA UI, yang mengaku senang berolahraga di alam hijau. Ia menyampaikan bahwa dirinya merasa tersentak dan kaget ketika dihubungi Rektor UI Prof Heri Hermansyah beserta Wakil Rektor Nia Ayu Ismiati untuk meramaikan UI Green Marathon kategori full marathon 42 kilometer.
“Saya tersentak dan kaget ketika dihubungi Rektor UI dan Wakil Rektor Nia ngajak untuk ikut ramaikan UI Green Marathon yang 42 kilometer,” ujar Saleh Husin pada Sabtu 25 April 2026.
UI Green Marathon Hadirkan Kategori Full Marathon Pertama – Sebelumnya Hanya Half Marathon atau Lebih Pendek
Menurut Saleh, selama ini kegiatan lari di UI yang dilakukan oleh Ikatan Alumni UI (Iluni) maupun fakultas hanya mencapai kategori half marathon, 10 kilometer, atau 5 kilometer. Namun kali ini, Rektorat UI langsung mengelola acara dengan memperluas ke kategori full marathon 42 kilometer yang akan digelar pada Minggu (9/8/2026) di kampus UI Depok.
“Ini yang membuat saya tersentak untuk mau gak mau harus melakukan persiapan dan disiplin latihan. Moga-moga bisa ikut yang full marathon 42 kilometer,” katanya.
Saleh mengaku telah mulai mempersiapkan diri, sekaligus menginfokan acara ini kepada beberapa sahabat mantan menteri, wakil menteri, selebriti runner, anggota DPR, serta direksi BUMN dan swasta agar ikut berpartisipasi.
“Termasuk para selebriti runner juga kawan-kawan DPR maupun direksi BUMN dan swasta untuk ikutan lari di dalam kampus yang teduh dan adem,” ujarnya.
Dana yang Terkumpul Jadi Dana Abadi UI untuk Bantu Mahasiswa Kurang Mampu
Semangat Saleh semakin meningkat karena menurut Prof Heri Hermansyah dan Nia Ayu Ismiati, dana yang terkumpul dari acara ini akan menjadi dana abadi UI. Salah satu penggunaannya adalah untuk membantu mahasiswa UI yang kurang mampu, terutama yang berasal dari daerah.
“Yang salah satu penggunaannya untuk membantu mahasiswa UI yang kurang mampu terutama yang dari daerah,” tambah Saleh, yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perindustrian.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah diajak untuk mengikuti London Marathon maupun Berlin Marathon oleh pakar ekonomi Aviliani, namun belum bersedia. Menurut Aviliani, pace jalan cepat Saleh sudah memenuhi standar untuk mengikuti full marathon 42 kilometer.
“Memang saya sudah beberapa kali diajak pakar ekonomi Ibu Aviliani dan kawan kawan untuk ikut London marathon maupun Berlin marathon tapi saya masih belum mau. Padahal secara pace jalan cepat saya selama ini, menurut Ibu Aviliani sudah bisa masuk dalam kategori untuk ikut full marathon 42 kilometer,” tambah Saleh.
Dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif, Saleh berkomitmen untuk mempersiapkan diri dengan baik agar tidak memalukan dan bisa mendukung suksesnya acara sekaligus membantu tujuan sosial yang diemban oleh UI.(lya)











Komentar