GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / “Kupang Bertakbir Season 3” Gelar Pawai Takbiran, Tema “Kasih di Hari yang Fitri” Dorong Toleransi

“Kupang Bertakbir Season 3” Gelar Pawai Takbiran, Tema “Kasih di Hari yang Fitri” Dorong Toleransi

"Kupang Bertakbir Season 3" Gelar Pawai Takbiran, Tema "Kasih di Hari yang Fitri" Dorong Toleransi

NTTBerKegiatan pawai “Kupang Bertakbir Season 3” yang digelar pada Sabtu malam 20 Maret 2026 di Bundaran PU Kota Kupang berlangsung meriah dengan mengangkat tema “Kasih di Hari yang Fitri” sebagai simbol persatuan dan toleransi yang tinggi di Kota Kupang.

Acara yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti bahwa Kota Kupang tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah keragaman yang ada. Panitia pelaksana, Fahmi Asegaf, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini bukan hanya berkaitan dengan perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai wadah memperkuat tali silaturahmi antarwarga.

“Kita ingin menunjukkan bahwa di Kota Kupang, berbeda-beda latar belakang bukanlah halangan, melainkan menjadi kekuatan bersama untuk membangun daerah,” jelas Fahmi.

Ia menambahkan, seluruh peserta dari berbagai komunitas telah melakukan persiapan matang selama beberapa pekan. Setiap aksi yang ditampilkan menjadi perwujudan semangat kebersamaan yang menginspirasi.

“Setiap bagian dari acara yang disajikan membawa makna mendalam tentang pentingnya menjaga hubungan baik antarwarga, termasuk bagaimana kita bisa hidup berdampingan dengan rukun,” ungkapnya.

Data Akurat Kunci Penanggulangan Kemiskinan NTT, Wagub: Jangan Hanya Lihat Anggaran

Rute pawai yang telah ditentukan dimulai dari Bundaran PU, melintasi beberapa kawasan utama di Kota Kupang sebelum kembali ke titik awal. Panitia telah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran acara, termasuk penataan lalu lintas dan keamanan.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polisi untuk menjamin agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Fahmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Fredik Konunu, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan acara ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai budaya dan toleransi di tengah masyarakat.

“Kota Kupang dikenal sebagai daerah yang penuh kasih dan toleransi. Kegiatan seperti ini semakin memperkuat citra tersebut dan menjadi bukti bahwa kita bisa hidup berdampingan dengan baik,” jelas Fredik.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Kupang telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu daerah dengan tingkat toleransi tinggi di Indonesia. “Kita harus terus menjaga dan mengembangkan nilai-nilai ini agar tetap menjadi bagian dari identitas kita sebagai warga Kota Kupang,” tambahnya.

Peringati HUT ke-81 RI, Pemprov NTT Gelar Bakti Sosial ke 23 Lokasi: Kemerdekaan Dirasakan Lewat Kepedulian

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Pemuda Multikultural, Rironus Telumbanua, menyatakan bahwa acara ini menjadi ajang bagi pemuda untuk mengenal dan menghargai keberagaman yang ada.

“Melalui acara seperti ini, kita berharap generasi muda semakin mencintai keberagaman dan menjadikannya kekuatan bersama untuk kemajuan daerah,” katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat kebersamaan yang terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Kupang. Para peserta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan hingga sukses.(lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement