NTTBersuara.id,KUPANG,–Kondisi perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Maret 2026 dinilai tetap berada pada jalur positif. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih berada di level optimis, yakni sebesar 144,00, meskipun sedikit menurun dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 145,33.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga. Secara umum, indeks di atas 100 mengindikasikan tingkat optimisme konsumen terhadap perekonomian. Perkembangan ini juga sejalan dengan kondisi nasional, di mana IKK Indonesia pada Maret 2026 tercatat sebesar 122,9, meski turut mengalami penurunan dari bulan sebelumnya sebesar 125,2.
Persepsi Terhadap Ekonomi Saat Ini Meningkat, Didorong Penghasilan dan Lapangan Kerja
Dari sisi persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini, masyarakat NTT menunjukkan peningkatan optimisme. Hal ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang naik menjadi 136,67 dibandingkan Februari 2026 sebesar 136,00. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh membaiknya persepsi terhadap penghasilan saat ini yang mencapai indeks 160,00 serta meningkatnya ketersediaan lapangan pekerjaan dengan indeks 133,00.
Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan masih berada pada level optimis, meskipun mengalami sedikit penurunan. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat sebesar 151,33, lebih rendah dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 154,67. Penurunan ini antara lain dipengaruhi oleh tertahannya optimisme masyarakat terhadap prospek kegiatan usaha ke depan yang berada pada indeks 157,00.
Mayoritas Pendapatan Dialokasikan untuk Konsumsi
Di sisi lain, hasil survei juga menunjukkan pola penggunaan pendapatan masyarakat. Mayoritas responden di NTT pada Maret 2026 mengalokasikan penghasilannya untuk konsumsi sebesar 63,9 persen. Sementara itu, sebesar 24,3 persen digunakan untuk tabungan, dan 11,8 persen dialokasikan untuk pembayaran cicilan atau pinjaman.
Dengan capaian tersebut, perekonomian NTT dinilai masih memiliki fondasi yang cukup kuat, ditopang oleh daya beli masyarakat yang tetap terjaga serta optimisme terhadap kondisi ekonomi yang masih tinggi, baik saat ini maupun dalam beberapa bulan mendatang. (lya)











Komentar