NTTBersuara.id, KUPANG,– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTT, Minggu 8 Februari 2026 di Hotel Harper – Kota Kupang.
Acara yang bertema “Musorprov KONI NTT Memperkuat Konsolidasi Menuju Tuan Rumah PON XXII 2028” ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dan Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT, Melki Laka Lena menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Umum KONI pusat atas berbagai dukungan terhadap pengembangan olahraga di NTT serta secara khusus terkait penetapan NTT sebagai tuan rumah PON XXII 2028.
“Atas nama Pemerintah dan segenap masyarakat NTT, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Ketua Umum KONI Pusat atas perhatian dan dukungan terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga di Provinsi NTT, terutama dalam proses penetapan NTT sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028,” ucap Gubernur Melki.
“Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Ketua DPRD NTT bersama unsur Forkopimda, para Bupati dan Wali Kota, pimpinan DPRD kabupaten/kota se-NTT, berbagai elemen terkait, serta secara khusus kepada Ketua Umum KONI NTT, Bapak Josef A. Nae Soi, yang telah bersama-sama memperjuangkan NTT menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028 bersama Pengurus KONI NTT Masa Bakti 2021–2025,” ujarnya.
Menurut Gubernur NTT, terpilihnya NTT sebagai tuan rumah PON XXII tahun 2028, merupakan kerja keras semua pihak, yang dimulai dari perjuangan kepemimpinan sebelumnya.
“Ini buah dari kerja keras, perjuangan ini tidak mudah. Oleh karena itu, mari kita memberikan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Josef A. Nae Soi, yang pada waktu itu selain sebagai Ketua Umum KONI NTT, juga menjabat sebagai Wakil Gubernur NTT, serta kepada Gubernur NTT Masa Bakti 2018-2023, Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat, dengan segenap jajaran waktu itu, yang telah memberikan perhatian dan dukungannya,” jelas Melki Laka Lena.
Gubernur Melki juga mengajak para Pimpinan DPRD NTT, KONI NTT bersama pengurus provinsi cabang olahraga, para Bupati/Wali Kota, Pimpinan DPRD kabupaten/kota, Ketua Umum KONI kabupaten/kota bersama pengurus cabang olahraga serta seluruh masyarakat NTT untuk sehati seirama dan bergandengan tangan dalam menyukseskan pesta olahraga akbar multi cabang se-Nusantara tersebut.
“Suksesnya PON XXII Tahun 2028 tergantung dari kita. Kita semua harus memberikan perhatian dan dukungan dalam mempersiapkan segala hal, baik infrastruktur maupun pembinaan atlet, agar NTT dan NTB bisa mencapai Panca Sukses yakni, 1). Sukses penyelenggaraan, 2). Sukses prestasi, 3). Sukses administrasi, 4). Sukses ekonomi, dan 5). Sukses pariwisata,” jelas Gubernur NTT.
“Kontingen kita NTT untuk PON XXII 2028 juga kita siapkan dengan baik agar prestasi yang diraih bisa melebihi capaian PON XXI tahun 2024 lalu, di mana NTT berada pada urutan ke-19 dengan 36 medali, yakni 7 emas, 13 perak, dan 16 perunggu. Harus ada peningkatan yang lebih hebat lagi, kita bahkan harusharus masuk 10 besar,” ungkap Melki.
Mantan Anggota DPR RI tersebut mengajak semua elemen masyarakat di daerah ini untuk berkolaborasi, bekerja sama, dan terlibat aktif mempersiapkan semua sumber daya, baik infrastruktur untuk venue pertandingan dan perlombaan yang sesuai standar ketentuan cabang olahraga, akomodasi yang layak dan terjangkau, transportasi yang memadai, tenaga medis dan rumah sakit yang siap dan layak, menjaga keamanan dan kenyamanan selama PON XXII tahun 2028 berlangsung.
Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT dijelaskan Melki tengah membangun provinsi ini melalui berbagai program pembangunan dalam bingkai NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
Melki berharap agar pembangunan NTT di bidang olahraga terus maju dan berkembang sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan sumber daya manusia NTT yang sehat dan cerdas.
“Sekali lagi, atas nama Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua yang hadir dalam Musorprov ini, khususnya kepada Ketua Umum KONI NTT Bapak Josef A. Nae Soi, bersama seluruh Pengurus KONI NTT Masa Bakti 2021–2025 yang telah bekerja luar biasa untuk kemajuan NTT melalui olahraga, terutama dalam memperjuangkan NTT sebagai tuan rumah PON XXII tahun 2028,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua KONI NTT, Josef Nae Soi (JNS) menjelaskan sejarah panjang KONI yang berakar dari Ikatan Sport Indonesia (ISI) yang didirikan pada 8 Oktober 1938 di Surakarta untuk memperjuangkan harga diri bangsa melalui olahraga.
“KONI telah berdiri sebelum Indonesia merdeka, tepatnya di tahun 1938. Oleh karena itu, sejarah jangan sampai dilupakan, harus diingat. Dan saya himbau kepada semua cabor olahraga wajib membangun kolaborasi, koordinasi bersama KONI. Karena melalui KONI saja tumpuan kita dan komando kita bersama,” jelas Josef Nae Soi.
Josef Nae Soi juga mengapresiasi langkah Gubernur Melki yang secara langsung bertemu Presiden Prabowo untuk memastikan NTT dan NTB tetap menjadi tuan rumah PON XXII 2028 di tengah isu yang berkembang akhir 2025 lalu.
“Saya juga berterima kasih kepada Pak Gubernur NTT yang terbang ke Banjarmasin untuk ketemu Presiden Prabowo, untuk menyampaikan bahwa kita tetap sanggup jadi tuan rumah PON 2028,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam sambutannya secara khusus meminta agar jajaran pengurus KONI NTT untuk selalu memperhatikan secara serius pada cabang-cabang olahraga Olimpiade yang dipersiapkan melalui PON XXII 2028.
“Kualitas harus kita jaga selalu. Khususnya cabor yang dipertandingkan di Olimpiade. Ini kita harus fokus,” Jelas Ketua Umum KONI Pusat. (lya)














Komentar