GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Uncategorized
Beranda / Uncategorized / Fraksi Gerindra Kota Kupang Dorong Aturan Ketat Pesta Malam di Oesapa dan Penfui: “Batas Jam 10 Malam, Demi Ketertiban Warga!

Fraksi Gerindra Kota Kupang Dorong Aturan Ketat Pesta Malam di Oesapa dan Penfui: “Batas Jam 10 Malam, Demi Ketertiban Warga!

NTTBersuara.id, KUPANG,– Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Kupang, Moses Mandala, mendesak agar aturan ketat diterapkan di wilayah Oesapa dan Penfui terkait pelaksanaan pesta malam. Ia mengusulkan agar pesta malam dibatasi hingga pukul 22.00 WITA demi menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.

Dukungan ini disampaikan Moses Mandala menyusul kebijakan Wali Kota Kupang yang membatasi jam putar musik dan pesta malam hingga pukul 22.00 WITA. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat tepat dan perlu diperkuat di wilayah Oesapa dan Penfui yang dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat dan sering menjadi lokasi pesta.

“Oesapa dan Penfui butuh aturan yang ketat. Musik malam sebaiknya dibatasi sampai jam 10 malam saja. Ini bukan soal melarang orang berpesta, tapi soal menghormati warga lain,” ujarnya di Gedung DPRD Kota Kupang, Senin 6 Oktober 2025.

Moses Mandala juga menyoroti potensi bentrok antarwarga di kawasan Penfui saat pesta berlangsung. Ia mengusulkan agar izin khusus diterapkan di daerah rawan agar kegiatan sosial tidak berujung pada konflik. Selain itu, ia juga mengimbau agar aparat kelurahan dan RT/RW aktif melakukan pengawasan langsung di lapangan. (lya)

Hotel Neo El Tari Kupang Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Paparkan Strategi Operasional

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

Oknum Polisi di Kupang Terancam Hukuman Berat Usai Diduga Cabuli Anak Tiri, Polda NTT Tegaskan Komitmen Transparansi

02

Gubernur NTT Sebut 9.000 Pegawai PPPK Bakal Dirumahkan untuk Rasionalisasi Anggaran

03

Keluarga Agripa Ulurkan Tangan, Salurkan Bantuan Bahan Bangunan untuk Korban Puting Beliung di Bello

04

Warga Bello Keluhkan Pangkalan Minyak Tanah, Distribusi Disebut Tak Tepat Sasaran

05

Survei Voxpol: 80,5% Masyarakat NTT Puas dengan Kinerja Gubernur Melki, Ini Tanggapan Sang Gubernur

Berita Terbaru

SEKDA KOTA KUPANG HADIRI SOSIALISASI HIV/AIDS UNTUK PELAJAR SMP, AJAK JAGA DIRI DAN JADI AGEN PERUBAHAN KUPANG – Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt S.H, mewakili Wali Kota Kupang, menghadiri kegiatan Sosialisasi HIV/AIDS bagi Pelajar Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Wilayah Kota Kupang yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Kamis (16/4). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya, Ketua Persatuan Istri Anggota (PIA) DPRD Kota Kupang Jacqlyne Getruida Odja, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang Ellisah Pelt Tobing, perwakilan Ketua DWP Provinsi NTT, serta para narasumber drg. Retnowati, M.Kes, Julius Tanggu Bore, SH, dan Eirene M. Jusuf, S.Pt., M.Sc. Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Kupang menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang efektif dalam menyampaikan edukasi kepada generasi muda. Ia mengajak seluruh peserta untuk menyimak materi dengan baik dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun pemahaman yang benar sejak dini. Apa yang adik-adik peroleh hari ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk menjaga diri, membentuk pola hidup sehat, serta berkontribusi dalam lingkungan sosial dan keluarga,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat ditentukan oleh kerja sama semua pihak. Edukasi kesehatan, termasuk pencegahan HIV/AIDS, merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sementara itu, Ketua Panitia, Dellya Loa-Johanes dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Kupang dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang tepat dan komprehensif kepada generasi muda. “Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS, termasuk cara penularan dan pencegahannya, sehingga para pelajar mampu menjaga diri dari berbagai risiko,” jelasnya. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 60 siswa perwakilan dari 21 SMP di Kota Kupang. Para peserta mendapatkan materi terkait kebijakan pemerintah dalam pencegahan HIV/AIDS serta edukasi mengenai bahaya dan upaya pencegahannya di kalangan remaja. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami informasi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.






× Advertisement
× Advertisement