NTTBersuara.id,KUPANG,–Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis data terbarunya pada 2 Februari 2026, memberikan gambaran ekonomi yang campur aduk di awal tahun.
Ketua Tim Statistik Distribusi, Putu Dita Pickupana, SST, MIT, Senin 2 Februari 2026 menjelaskan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) NTT pada Januari 2026 berada pada angka 101,11.
“Penurunan NTP pada Januari 2026 disebabkan oleh perkembangan indeks harga yang diterima petani yang bergerak lebih lambat dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar petani,” jelas Putu Dita.
Meskipun terjadi penurunan, NTP NTT yang masih berada di atas angka 100 menunjukkan bahwa secara umum daya beli petani masih relatif terjaga.
Di sisi lain, sektor angkutan udara justru menunjukkan kinerja yang sangat baik pada Desember 2025. “Jumlah penerbangan angkutan udara tercatat meningkat 5,15 persen dibandingkan November 2025 dan melonjak 17,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkap Putu Dita.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada akhir tahun. Bandara El Tari Kupang dan Bandara Komodo Labuan Bajo menjadi bandara dengan andil penerbangan terbesar.
Berbanding terbalik, sektor angkutan laut justru mengalami perlambatan, mengindikasikan pergeseran preferensi masyarakat dalam memilih moda transportasi.(lya)













Komentar