NTTBersuara.id,JAKARTA, — Hujan lebat mengguyur Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu 5 November 2025 menyebabkan anak Sungai Ciliman meluap dan merendam delapan desa di empat kecamatan. Akibatnya, 3.181 jiwa terdampak banjir.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., menjelaskan bahwa empat kecamatan yang terdampak meliputi Angsana, Cikeusik, Sobang, dan Panimbang.
BPBD Kabupaten Pandeglang melaporkan sebanyak 885 kepala keluarga atau sekitar 3.181 jiwa terdampak. Ketinggian muka air berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter. Selain merendam permukiman warga, banjir juga berdampak pada dua fasilitas pendidikan dan satu akses jalan yang sempat terendam.
Hingga Kamis (6/11), air dilaporkan belum sepenuhnya surut dan cuaca di lokasi masih terjadi hujan dengan intensitas sedang. BPBD Kabupaten Pandeglang telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan desa setempat untuk melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan logistik awal bagi warga terdampak.
BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi yang masih berpotensi terjadi di wilayah Banten dan sekitarnya, serta melakukan langkah-langkah mitigasi sederhana. (lya)











Komentar