NTTBersuara.id, JAKARTA,–Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup tahun 2025 dengan torehan prestasi membanggakan. Pemprov NTT menerima penghargaan Apresiasi Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) 2025 bidang Bahan Bakar Minyak (BBM) kategori “Pemerintah Daerah yang Berperan Aktif dalam Penerbitan Surat Rekomendasi Pembelian Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan Melalui Aplikasi XSTAR BPH Migas”.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flouri Rita Wuisan, yang mewakili Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam acara yang berlangsung di Jakarta pada Selasa 30 Desember 2025. Turut hadir mendampingi Plh. Sekda NTT, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT, Selfi Nange.
Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan dari BPH Migas atas komitmen dan keberhasilan Pemprov NTT dalam mendukung kebijakan di sektor hilir migas tahun 2025, khususnya dalam memastikan ketersediaan, distribusi, dan pengawasan hilir migas di wilayah NTT.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga bentuk pengakuan atas dukungan dan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan dalam menjalankan peran dan fungsi BPH Migas.
“Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada kementerian/lembaga, badan usaha, serta pemerintah daerah yang terus memberi dukungan. Semoga apresiasi ini bisa memberikan semangat dan juga motivasi yang lebih kepada kita semua dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di sektor migas,” ucap Wahyudi Anas.
Plh. Sekda Provinsi NTT, Flouri Rita Wuisan, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh BPH Migas. Ia mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan melakukan terobosan dalam menciptakan inovasi yang baik bagi masyarakat NTT.
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT, Selfi Nange, menekankan bahwa pihaknya intens dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan 22 kabupaten/kota se-NTT untuk menggunakan aplikasi XSTAR dari semua sektor riil.
“Jajaran Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan terus melakukan komunikasi dan membangun koordinasi bersama seluruh 22 kabupaten/kota untuk terus aktif dalam menggunakan aplikasi XSTAR dari semua sektor riil dalam hal ini pertanian, perikanan (petani, nelayan, usaha industri, UMKM dan lainnya) dalam penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi yaitu Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) seperti minyak tanah dan solar dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite melalui penggunaan aplikasi XSTAR BPH Migas,” jelas Selfi Nange. (lya)











Komentar