NTTBersuara.id, KUPANG,–Manajemen Hotel Neo El Tari Kupang menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan media online pada Jumat 6 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dengan kalangan media di Kota Kupang sekaligus menjadi ruang dialog mengenai perkembangan industri perhotelan di daerah.
General Manager Hotel Neo El Tari, Bapak Junaidi, memaparkan sejumlah langkah strategis yang diambil manajemen guna menjaga stabilitas bisnis hotel. “Salah satu fokus utama kami adalah efisiensi energi. Kami menerapkan teknologi Google Nest yang memungkinkan penghematan listrik dengan mengontrol lampu dan pompa air secara otomatis melalui gadget,” ujarnya.
Selain efisiensi energi, manajemen juga menghadapi tantangan ketersediaan gas LPG yang sempat langka di Kupang. “Kami antisipasi dengan mendatangkan 600 tabung gas dari Surabaya agar operasional dapur dan pelayanan tidak terganggu,” tambah Junaidi.
Di bidang pemasaran, Hotel Neo memperkuat digital marketing melalui berbagai platform media sosial. Director of Sales, Ibu Veni, menyatakan, “Promosi digital kami alokasikan secara terukur setiap bulan dan kini menghasilkan sekitar 35 persen pendapatan hotel.”
Layanan “Day Use” juga diterapkan untuk menarik tamu transit dengan durasi maksimal enam jam sebelum pukul 18.00 WITA. Junaidi menjelaskan, “Layanan ini sangat relevan mengingat lokasi strategis hotel dekat Bandara El Tari dan terminal Bimoku.”
Transformasi fasilitas menjadi perhatian besar manajemen. “Saat ini 70 persen kamar sudah direnovasi dengan konsep modern dan nyaman, serta 80 persen tempat tidur diganti dengan kasur premium King Koil untuk kualitas istirahat lebih baik,” jelas General Manager.
Fasilitas teknologi juga diperbarui, setiap kamar kini dilengkapi TV Google 52 inci dan aula memiliki videotron modern yang bisa terhubung langsung dengan ponsel pintar. Renovasi juga dilakukan pada area umum, ballroom, dan restoran yang kini menghadirkan konsep live cooking sebagai pengalaman kuliner baru di Kupang.
Melalui kegiatan ini, manajemen berharap hubungan baik dengan media mampu memperkuat informasi mengenai industri perhotelan serta mendukung pertumbuhan pariwisata di Kota Kupang. “Dengan rentang harga 350.000 sampai 700.000 rupiah per hari, kami siap menyambut tamu dan menjalin kolaborasi positif dengan media,” tutup Junaidi. (lya)











Komentar