NTTBersuara.id,KUPANG,– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima penghargaan dalam kategori ‘Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik’ pada acara Pos Kupang Award 2025 yang diselenggarakan di Hotel Aston Kupang, Selasa 16 Desember2025. Penghargaan ini menjadi bukti atas arah kebijakan transformasi ekonomi daerah yang dinilai inovatif, progresif, dan berkelanjutan.
Acara Pos Kupang Award 2025 ini merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-33 Pos Kupang yang jatuh setiap tanggal 1 Desember, dengan mengangkat tema ‘Transformasi Berkelanjutan’.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki mengapresiasi perjalanan panjang dan kiprah Pos Kupang yang telah melaksanakan fungsi jurnalistik dengan profesional dan independen serta berdedikasi dan berkontribusi mengawal setiap pembangunan di NTT.
“Momentum ini merupakan bagian dari rasa syukur dan perayaan atas Hari Ulang Tahun ke-33 Pos Kupang, yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2025 lalu. Oleh sebab itu pada kesempatan yang bermartabat ini saya juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Pos Kupang yang telah memasuki usia yang ke-33. Semoga semakin menjadi media yang terpercaya, kritis, independen, profesional, dalam pengabdian bagi kemajuan Bumi Flobamorata,” ujar Gubernur Melki.
Gubernur Melki mengatakan, sejarah berdirinya Pos Kupang juga bertepatan dengan peristiwa bencana alam Tsunami di Flores pada Desember 1992 silam, di mana Pos Kupang menjadi salah satu media rujukan yang kredibel bagi informasi skala nasional dan internasional.
Lebih lanjut, Melki juga menghaturkan rasa hormat dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan nominasi penghargaan “Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik”.
“Penghargaan ini tentu memiliki makna dan inspirasi bagi Pemerintah Provinsi NTT, untuk terus memberikan pelayanan serta menjalankan roda pembangunan dengan tujuan meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat NTT,” ucapnya.
Gubernur Melki menekankan pentingnya transformasi ekonomi daerah, yang menurutnya harus beralih dari konsumtif ke arah yang lebih produktif. “Kita ingin cara berpikir, cara bertindak, dan pola ekonomi di NTT itu dari yang konsumtif harus beralih ke arah yang lebih produktif,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan program-program seperti One Village One Product (OVOP), One Community One Product (OCOP), dan One School One Product (OSOP) yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi daerah dan meningkatkan nilai jual produk lokal, serta pemasarannya melalui NTT Mart.
Lebih lanjut, Gubernur Melki berharap, penghargaan yang diterima ini tidak hanya menjadi kebanggaan semata, tetapi juga menjadi inspirasi dan pemantik semangat untuk terus melahirkan inovasi-inovasi baru, memperkuat ekonomi lokal dan mendorong kemajuan sumber daya manusia.
“Khusus bagi generasi muda NTT, teruslah berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi daerah ini, dari mana pun dan dalam bidang apa pun, sebab hal yang paling mulia bagi setiap manusia di dunia adalah menjadi berkat dan bermanfaat bagi orang lain,” ujar Melki, memberikan semangat kepada generasi muda NTT.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Melki berharap kemitraan yang telah terjalin baik bersama Pemprov NTT selama ini dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung agenda pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Saya ingin agar Pos Kupang selalu menjadi mitra strategis pemerintah, tetap jaga sinergitas dan kolaborasi bersama dalam semangat ‘Ayo Bangun NTT !!!’”. Pungkas Gubernur Melki.
Dion D. B. Putera, selaku Pemimpin Redaksi Pos Kupang, mengapresiasi kerja-kerja inovatif berbagai lembaga pemerintah dan swasta juga para figur yang menerima penghargaan, termasuk pola kerja inovatif Pemprov NTT di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Melki – Johni.
“Di tengah kondisi kebijakan efisiensi anggaran, namun Pemprov NTT di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur Melki dan Wagub Johni telah cetuskan dan hadirkan OVOP serta NTT Mart. Ini bukti bahwa kita harus terus bergerak aktif di tengah kondisi ini,” ujar Dion.(lya)











Komentar