GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / Wali Kota Kupang: Kota yang Baik Bangun Jiwa dan Iman Warganya

Wali Kota Kupang: Kota yang Baik Bangun Jiwa dan Iman Warganya

NTTBersuara.id, KUPANG,– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengingatkan bahwa pembangunan kota yang ideal tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan karakter dan spiritualitas masyarakatnya. Pesan ini disampaikan dalam acara Syukur Pentahbisan Imam Baru RD. Christian D.J. Sogen di Gereja Paroki Santa Familia Sikumana, Rabu 7 Januari 2026

Menurut Wali Kota, keberadaan infrastruktur yang memadai seperti jalan yang bagus dan kantor yang mewah, tidak dengan sendirinya menjadikan sebuah kota menjadi baik. Lebih dari itu, sebuah kota harus mampu menciptakan lingkungan di mana warganya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan memiliki kebebasan untuk menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Membangun sebuah kota ini, bagi saya, bukan hanya menghadirkan jalan-jalan yang bagus atau kantor yang mewah. Membangun sebuah kota juga berarti membuat penduduknya saling menghormati satu sama lain, menghargai orang lain, menghargai perbedaan dalam iman, serta memastikan setiap orang memiliki tempat ibadah yang aman dan nyaman,” ungkap dr. Christian Widodo.

Lebih lanjut, Wali Kota Christian Widodo juga menyoroti pentingnya peran tokoh agama dalam membangun spiritualitas masyarakat. Ia menilai, kehadiran imam baru merupakan anugerah yang patut disyukuri, karena akan semakin memperkuat kehidupan beriman dan pembangunan sosial di Kota Kupang. “Bagaimana dengan spiritualitas penduduknya di kota itu. Jadi, terima kasih, kami sudah punya imam baru lagi,” ujarnya.

Wali Kota juga merefleksikan tentang makna panggilan imamat. Menurutnya, menjadi imam bukanlah tentang meraih posisi atau kedudukan yang tinggi, melainkan tentang merendahkan diri dan memberikan pengabdian yang tulus kepada umat.

Gubernur NTT Buka Pameran ‘Weaving Wonders’ – Perempuan NTT Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Tenun dan Usaha Komunitas

“Menjadi imam ini bukan berarti menjadi lebih tinggi dari yang lain, tetapi menjadi turun lebih dalam. Lebih dalam dalam doa, lebih dalam dalam pengorbanan, lebih dalam dalam ketulusan, lebih dalam dalam pelayanan, dan lebih dalam dalam keberanian, meskipun kadang jalannya sunyi dan terasa berat,” kata Wali Kota.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada RD. Christian D.J. Sogen atas kesediaannya untuk mengemban tugas mulia sebagai imam. Wali Kota berharap, panggilan imamat tersebut dapat dijalankan dengan penuh keteguhan, ketulusan, dan keberanian.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus membuka ruang kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk unsur keagamaan. Ia mengibaratkan pembangunan kota sebagai perjalanan panjang yang membutuhkan persatuan dan kerja sama dari semua pihak. “Dalam bahasa Latin dikatakan, ubi concordia, ibi victoria. Di dalam kesatuan, kita menemukan kemenangan,” pungkasnya.(lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement