NTTBersuara.id, KUPANG,– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri penyerahan bantuan Program One Village One Product (OVOP) dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur kepada Kelompok Usaha Ecofun BS di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Jumat 27 Februari 2026
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bukti nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
“Terima kasih Bapak Gubernur beserta jajaran. Kami menerima bantuan ini sebagai bukti bahwa pemerintah hadir dan peduli. Bahkan bukan hanya bantuan alat, kelompok juga mendapat pelatihan keterampilan, termasuk pelatihan cara menjual yang baik dan digital marketing. Ini luar biasa,” ujar Wali Kota.
Persoalan sampah plastik yang selama ini menjadi tantangan lingkungan, menurutnya, kini dapat dilihat dari perspektif baru sebagai sumber nilai tambah dan peluang ekonomi.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami memberikan apresiasi tinggi. Di setiap keterbatasan ada jalan keluar, di setiap hambatan ada peluang. Sampah yang menjadi masalah hari ini bisa menjadi produk bernilai,” tegasnya.
Gubernur NTT dalam sambutannya menegaskan bahwa Program OVOP dirancang sebagai bagian dari strategi kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Program ini bukan sekadar kegiatan tiga hari, tetapi harus berujung pada produk akhir yang jelas dan menjadi kebanggaan daerah masing-masing. Kita ingin memastikan setiap desa dan kelurahan memiliki produk unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat,” tegasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT, Viktorius Manek, menjelaskan bahwa bantuan sarana dan prasarana Program One Village One Product (OVOP) diserahkan kepada Kelompok Usaha Ecofun BS di Kelurahan Nunbaun Sabu (NBS), Kecamatan Alak, Kota Kupang.













Komentar