NTTBersuara.id, KUPANG,– Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, membuka Kemah Budaya 2025 di Taman Budaya, Rabu 22 Oktober 2025. Acara ini diikuti oleh 20 SMA/SMK se-daratan Timor dengan tema “Satu Tenda, Seribu Cerita Budaya Flobamorata”.
Gubernur Melki menekankan bahwa pelestarian dan pengembangan seni budaya adalah tanggung jawab bersama. Ia berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan, menumbuhkan rasa cinta budaya, mengimplementasikan nilai-nilai budaya, serta mengembangkan kreativitas generasi muda.
Selama tiga hari, peserta akan mengikuti workshop seni, diskusi budaya, pemilihan duta budaya, outbond, kunjungan museum, pertunjukan seni, dan malam api unggun.
Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT sedang merumuskan peraturan untuk memperkuat jam belajar dan jam ibadah siswa.
“Kami sekarang sedang rumuskan regulasi terkait jam belajar, yang didalamnya juga atur terkait quality time bersama orang tua, keluarga,” terang Gubernur Melki.
Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat mengatasi peningkatan kasus HIV/AIDS di kalangan remaja. Ia meminta semua pihak mendorong kebiasaan membaca, menulis, dan beribadah di rumah.
Gubernur berharap Kemah Budaya ini dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, berkarakter, dan berbudaya.
Setelah membuka acara, Gubernur Melki mengunjungi tenda-tenda perkemahan dan berbelanja produk lokal buatan siswa.











Komentar