GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / Gandeng Komunitas Beta Bersih, Wali Kota Kupang Luncurkan Lomba Kebersihan Berhadiah Rp100 Juta

Gandeng Komunitas Beta Bersih, Wali Kota Kupang Luncurkan Lomba Kebersihan Berhadiah Rp100 Juta

NTTBersuara.id,KUPANG,- Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, resmi meluncurkan Lomba Kebersihan Antar Kelurahan yang digagas bersama Komunitas Beta Bersih (KBB), dengan total hadiah mencapai Rp100 juta. Peluncuran acara berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat 27 Februari 2026

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Satgas Lomba Komunitas Beta Bersih, Irsan Dardana, beserta jajaran, termasuk di antaranya para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, serta para camat dan lurah se-Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi mendalam kepada Komunitas Beta Bersih yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebersihan kota. “Mereka tidak hanya berpikir apa yang negara berikan kepada mereka, tetapi apa yang bisa mereka berikan untuk negara. Bahkan total hadiah Rp100 juta ini bukan angka kecil. Ini bukti cinta untuk Kota Kupang,” tegasnya.

Wali Kota juga mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat swadaya masyarakat yang mulai tumbuh dan berkembang. “Ini adalah bentuk nyata bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya diselesaikan pemerintah sendiri, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh warga kota,” ujarnya.

Menurut dr. Christian, nama “Beta Bersih” mengandung makna mendalam. Kata “beta” berarti saya, sebagai filosofi bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. “Bukan tunggu pemerintah, bukan tunggu orang lain. Mulai dari beta. Kalau kita mau maju, semuanya harus dimulai dari diri sendiri,” katanya penuh semangat.

Wakil Wali Kota Kupang Tinjau Pelayanan Dukcapil – Dorong Pembaruan Perangkat dan Peningkatan Akses Informasi Bagi Masyarakat

Ia menegaskan, lomba ini bukan sekadar mencari kelurahan paling bersih, melainkan membangun kesadaran kolektif. “Ini bukan tentang siapa yang paling bersih, tetapi siapa yang paling peduli. Bukan mengejar piala, tetapi membangun budaya cinta lingkungan. Mari ubah kalimat ‘itu bukan tugas saya’ menjadi ‘ini beta punya tanggung jawab’,” tambahnya.

Wali Kota kemudian meminta tim juri dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk menilai secara objektif dan adil. Ia berharap, melalui lomba ini, budaya kebersihan benar-benar tertanam dan berkelanjutan di setiap warga Kota Kupang.

Ketua Satgas Lomba Beta Bersih, Irsan Dardana, menjelaskan bahwa komunitas ini lahir dari keresahan akan menumpuknya sampah di berbagai sudut kota pasca pelantikan Wali Kota Februari 2025. “Kami sadar bahwa kebersihan bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, tetapi juga warga yang memproduksi sampah itu sendiri. Kami rindu Kota Kupang yang bersih dan indah,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah cepat pemerintah yang membentuk Satgas Penanganan Sampah serta menyusun roadmap dan memastikan petugas tetap bekerja bahkan di hari libur. “Saya pernah tanya ke petugas di lapangan, kapan libur? Jawabnya, kami libur kalau masyarakat berhenti membuang sampah. Artinya hampir tidak ada hari libur bagi mereka,” ung kapas.

Sebagai bentuk dukungan, KBB sebelumnya telah menggelar aksi “Kupang Bersinar” (Kupang Bersih, Indah, dan Asri) dengan mengerahkan 31 armada dan tiga truk fuso, ditambah 27 armada dari DLHK. Total 55 truk pengangkut sampah dikerahkan dalam aksi bersih besar-besaran itu, guna memperkokoh kebersihan kota.

Pemkot Kupang Buka Pekan Panutan Pajak 2026 di Kecamatan Maulafa – Luncurkan Program ‘Bapenda Beronda’ dan Dorong Digitalisasi

Dalam pelaksanaan lomba tahun ini, KBB dan DLHK menyepakati tiga kriteria utama penilaian, yakni: (1) Kebersihan lingkungan (jalan, trotoar, fasilitas umum, lahan kosong, sungai, dan drainase), (2) Kebersihan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS), dan (3) Kebersihan kantor kelurahan.

Selain juara 1–3, panitia juga menyiapkan juara harapan 1–3, dengan total hadiah Rp100 juta sebagai motivasi meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kebersihan. Lomba ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi gerakan nasional kebersihan yang diarahkan langsung oleh Presiden RI dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang gerakan Indonesia bersih.

Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan secara luas, sekaligus menegaskan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama seluruh warga Kota Kupang. “Mari kita wujudkan Kota Kupang yang bersih dan nyaman, karena kebersihan adalah cermin karakter warga,” tutupnya.(lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement