NTTBersuara.id, JAKARTA, –Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimpun laporan terkini sejak Sabtu (6/12) hingga Minggu (7/12) yang mencatat sejumlah bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah, meliputi banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang dipicu curah hujan tinggi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. dalam rilis 7 Desember 2025
Beberapa kejadian baru dilaporkan di sejumlah daerah seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Jember.
Di Kabupaten Karawang, banjir berdampak pada 413 KK (1.224 jiwa), dengan 150 jiwa mengungsi.
Di Kabupaten Bogor, banjir berdampak pada 89 KK (160 jiwa) dan 2 KK (8 jiwa) mengungsi.
Sementara itu, BNPB bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terus melakukan penanganan darurat untuk bencana banjir dan tanah longsor di tiga provinsi: Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Menyikapi puncak musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi.
Selain itu, warga dapat memantau informasi peringatan dini dari BPBD setempat. Setiap keluarga diharapkan memiliki rencana kesiapsiagaan untuk memitigasi dampak bencana. (lya)













Komentar