NTTBersuara.id, KUPANG,– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat pengawasan keuangan yang efektif guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan saat menghadiri acara Pengukuhan Kepala OJK Provinsi NTT yang baru, pada Jumat, 30 Januari 2026.
“Kita ingin memastikan sektor jasa keuangan terus mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, terutama bagi masyarakat kecil, petani, nelayan, dan pelaku UMKM,” ungkap Gubernur Melki dalam sambutannya.
Gubernur juga mengharapkan OJK senantiasa memperkuat kapasitas kelembagaan, sumber daya manusia, serta sistem pengawasan yang adaptif terhadap dinamika perekonomian daerah.
Tak kalah penting, Gubernur juga menyoroti defisit neraca perdagangan NTT yang diakibatkan tingkat konsumtif yang tinggi terhadap produk luar. “Defisit perdagangan yang tinggi menunjukkan ketergantungan pada luar daerah. Kita targetkan Pengurangan Defisit dengan upaya menurunkan defisit dari 51 triliun ke bawah 50 triliun bahkan mendekati 40 triliun,” jelasnya.(lya)













Komentar