NTTBersuara.id, KUPANG,– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana Keperawatan, Ahli Madya Keperawatan, dan Ahli Madya Kebidanan STIKES Maranatha Kupang, Sabtu 13 Desember2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki mengapresiasi konsistensi STIKES Maranatha Kupang dalam melahirkan tenaga kesehatan (nakes) yang profesional dan siap berdedikasi dalam melayani masyarakat.
“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap sivitas akademika STIKES Maranatha Kupang yang terus konsisten melahirkan tenaga-tenaga profesional di bidang kesehatan. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, serta selamat berbahagia bagi orang tua dan keluarga,” ungkap Gubernur.
Ia juga meyakini bahwa para wisudawan akan menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan mampu menjalankan tugas dengan baik. “Saya percaya bahwa dengan bekal keterampilan yang diperoleh selama masa perkuliahan, para wisudawan dan wisudawati akan menjadi tenaga kesehatan yang profesional di bidangnya serta mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab di bidang kesehatan dengan baik, di mana pun nantinya bertugas,” lanjutnya.
Gubernur mendorong agar setiap lulusan terus meningkatkan kompetensi seiring dengan perkembangan zaman.
“Perlu terus mempelajari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan. Setiap saat, bahkan setiap jam, selalu ada penemuan-penemuan baru di seluruh dunia yang berkaitan dengan bidang kesehatan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan profesionalisme dibutuhkan peningkatan kemampuan secara berkelanjutan dari waktu ke waktu. Setelah lulus dan mulai bekerja, para tenaga kesehatan harus terus mengembangkan diri secara konsisten,” jelasnya.
Gubernur juga menekankan peran strategis tenaga kesehatan dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting, pencegahan kematian ibu dan anak, serta pencegahan penularan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS.
“Para lulusan di bidang kesehatan harus senantiasa berperan aktif sebagai sarana konsultasi bagi masyarakat. Menjadi tenaga kesehatan adalah tugas yang mulia karena bersentuhan langsung dengan kehidupan serta keselamatan banyak orang,” tutup Gubernur.(lya)













Komentar