NTTBersuara.id, KUPANG,– Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., secara resmi membuka Festival Sepe 2025 yang meriah di Taman Nostalgia, Sabtu 1 November 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Kupang bekerja sama dengan Dekranasda Kota Kupang, dengan dukungan penuh dari pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat. Festival Sepe diharapkan menjadi ajang untuk semakin mempromosikan ikon budaya dan identitas Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa syukur dan sukacita atas terselenggaranya Festival Sepe, serta memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pariwisata, Dekranasda, panitia pelaksana, para penenun, serta pelaku ekonomi kreatif yang turut menyukseskan kegiatan ini,” ujar Serena.
Serena juga menyoroti makna filosofis bunga Sepe atau flamboyan merah yang mekar di penghujung tahun, sebagai simbol harapan, sukacita, dan kerinduan akan rumah.
“Ketika bunga Sepe mulai mekar di setiap sudut kota, kita diingatkan untuk pulang, pulang kembali pada nilai-nilai persaudaraan dan kasih yang menjadi dasar kehidupan orang Kupang,” ungkapnya.
Dalam momentum ini, Wakil Wali Kota juga mengumumkan kabar gembira bahwa Tenun Ikat Motif Bunga Sepe telah resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Ketua Panitia Festival Sepe 2025, Margaritha Salean, S.E., M.A., menjelaskan bahwa festival ini merupakan momentum istimewa untuk merayakan keindahan bunga flamboyan atau Sepe yang menjadi simbol persatuan dan kerinduan masyarakat Kota Kupang.
“Saat memasuki bulan November, rona merah kekuningan bunga Sepe menghiasi setiap sudut kota. Warna yang indah ini hanya muncul sekali setahun dan selalu mengingatkan kita akan kampung halaman,” ungkapnya.
Festival Sepe 2025 yang bertema “The Charm of Weaving in the Soul of the Successor” ini menampilkan berbagai kegiatan budaya dan kreatif, termasuk lomba tenun, fashion show, lomba mewarnai, serta expo UMKM. (lya)













Komentar