GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / Wagub NTT Apresiasi GAMKI usia 64 Tahun – Dorong Perkuat Ekonomi Lokal Lewat OCOP dan Gerakan Beli NTT

Wagub NTT Apresiasi GAMKI usia 64 Tahun – Dorong Perkuat Ekonomi Lokal Lewat OCOP dan Gerakan Beli NTT

NTTBersuara.id,KUPANG,–Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma menghadiri acara Dies Natalis 64 Tahun Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) DPD Provinsi NTT bertempat di GMIT Moria Liliba pada Kamis 23 April 2026 malam.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Sinode GMIT Pdt. Samuel Pandie, Panglima Brigsena Pdt. Andriyas Tuhenay, Koordinator Regional Bali-Nusra DPP GAMKI Jhon Liem, Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT Noldy Pelokilla.

“Usia 64 Tahun Mencerminkan Kematangan dan Kontribusi yang Berkelanjutan”

Dalam sambutannya, Wagub Johni menyampaikan usia ke-64 Tahun GAMKI merupakan usia yang cukup matang untuk semakin konsisten dalam berjuang dan berkontribusi bagi daerah dan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan selamat dan profisiat kepada Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia atas 64 tahun pengabdian. Usia ini mencerminkan kematangan organisasi, konsistensi perjuangan, dan keberlanjutan kontribusi dalam kehidupan bergereja, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ini adalah bukti bahwa GAMKI tetap relevan sebagai gerakan moral dan sosial di tengah tantangan zaman,” ucapnya.

Wali Kota Kupang Lantik 170 Pejabat – ‘Pelayanan Harus Berbasis Sistem, Tidak Gali Lubang Tutup Lubang’

Kemudian Wagub Johni memberikan apresiasi atas program-program strategis yang dicanangkan oleh GAMKI dalam mendukung pembangunan daerah. Beberapa program yang dilaksanakan antara lain DiklatSAR TRC Tanggap Bencana, Sekolah Demokrasi Pemuda Gereja, Sekolah EO dan WO, serta Koperasi Ora et Labora (ORELA) GAMKI.

“Saya memberikan apresiasi atas berbagai program GAMKI yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah,” katanya. Ia menjelaskan, DiklatSAR TRC Tanggap Bencana menunjukkan kontribusi konkret GAMKI dalam kerja kemanusiaan mengingat kerawanan bencana di NTT yang tinggi. Sementara Sekolah Demokrasi Pemuda Gereja penting untuk membangun generasi muda yang memahami demokrasi sebagai nilai yang mempersatukan.

“Program Sekolah EO dan WO adalah terobosan penting dalam mendorong kemandirian ekonomi pemuda, sekaligus memperkuat branding NTT sebagai daerah wisata multikultural. Koperasi ORELA juga menjadi simbol penguatan ekonomi berbasis kebersamaan dan solidaritas yang sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan di NTT,” tambahnya.

Dorong GAMKI Jadi Motor Penggerak Program Pemberdayaan Ekonomi

Lebih lanjut Wagub Johni mendorong agar GAMKI dapat mengambil peran memperkuat ekonomi lokal dengan memberdayakan produk UMKM melalui program One Community One Product (OCOP) dan Gerakan Beli NTT.

Wali Kota Kupang Buka Lomba Baris Berbaris NTT – ‘Perbedaan Bukan Penghalang, Melainkan Kekuatan

“Dalam pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi NTT terus mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi seperti OCOP, pengadaan NTT Mart, dan Gerakan Beli NTT. Program-program ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal, memberdayakan UMKM, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap produk daerah sendiri,” pesan Wagub Johni.

Ia menambahkan, “Saya mendorong agar GAMKI dapat menjadi motor penggerak di tingkat komunitas, khususnya dalam OCOP, pendampingan UMKM, literasi hukum bagi masyarakat, serta pendidikan politik bagi generasi muda.”

Menutup sambutannya, Wagub Johni berpesan agar kehadiran pemuda Kristen dapat menjadi solusi di tengah masyarakat dengan memberikan pengabdian dan pelayanan nyata bagi masyarakat serta menjadi kunci utama pemulihan bangsa.

“Menjadi pemuda Kristen juga tidak cukup hanya sebagai identitas spiritual, tetapi harus diwujudkan sebagai kehadiran yang memberi solusi di tengah masyarakat. Transformasi yang kita harapkan bukan di ruang wacana, tetapi dalam kerja, pengabdian, dan pelayanan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Ketua DPD GAMKI: Waktunya Hadir untuk Mengatasi Masalah Sosial NTT

25 Jurnalis Bali-Nusa Tenggara Ikuti Pelatihan di Mataram – AJI: Waspadai Disinformasi yang Bisa Meruntuhkan Kepercayaan Publik

Sementara itu Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo menyampaikan momen Dies Natalis merupakan saat untuk merefleksikan sejauh mana peran GAMKI dalam mendukung pembangunan di Provinsi NTT.

“Dies Natalis 64 Tahun ini menjadi momen penting, untuk merefleksikan sejauh mana peran GAMKI dalam mendukung pembangunan. Saat ini masih banyak masalah-masalah sosial di NTT, angka stunting masih tinggi, kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi, kesehatan mental banyak terabaikan, krisis air makin nyata. Ini saatnya untuk GAMKI hadir, menjadi berkat, memberikan makna untuk membantu mengatasi berbagai masalah yang ada,” ucapnya.

Ketua Sinode GMIT Pdt. Samuel Pandie yang juga hadir menyampaikan kelompok pemuda adalah agen perubahan terbesar di tengah masyarakat yang harus bisa berdampak positif bagi pembangunan daerah dan bangsa.

“Harus kita akui bahwa gerakan perubahan terbesar yang ada saat ini, adalah gerakan perubahan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok pemuda, sehingga kehadiran pemuda menjadi sangat penting sebagai agen perubahan dimana saja berada,” ungkapnya.

GAMKI Berikan Penghargaan dan Luncurkan Program Unggulan

Dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis tersebut, juga dilakukan pemberian penghargaan GAMKI AWARD Tahun 2026 kepada beberapa tokoh-tokoh publik inspiratif dengan beberapa kategori:

– GREEN SERVANT LEADERSHIP AWARD diberikan kepada Zet Malelak;
– PEACE & JUSTICE AWARD diberikan kepada Komunitas Peace Maker Kupang (KOMPAK);
– WOMEN EMPOWERMENT AWARD diberikan kepada Juliana Ndolu;
– GAMKI LEGACY AWARD diberikan kepada Emelia Nomleni;
– PARTNERSHIP IMPACT AWARD diberikan kepada Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT);
– YOUNG IMPACT LEADER AWARD diberikan kepada Elmi Ismau.

Selain itu juga dilaksanakan launching beberapa program unggulan dari DPD GAMKI NTT diantaranya Diklat SAR Tanggap Bencana, Sekolah Demokrasi, dan Sekolah EO dan WO. (lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement