NTTBersuara.id,KUPANG,–Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKB, Usman Husin, melakukan kunjungan spesifik ke Gudang Bulog NTT pada Senin 16 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan stok beras serta bahan kebutuhan pokok lainnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Nyepi, dan Hari Raya Paskah.
Kedatangan Usman Husin disambut Wakil Kepala Bulog NTT Ramaijon Purba, didampingi Kepala Gudang Bulog Kupang Yoseph Yogi, serta tiga staf Bulog. Selanjutnya, ia diperkenankan meninjau langsung ketersediaan beras, minyak goreng, dan gula pasir di gudang tersebut, termasuk yang tersedia di seluruh wilayah NTT.
Setelah melakukan peninjauan, Usman Husin mengapresiasi kinerja Bulog NTT yang telah memastikan ketersediaan stok cukup untuk menjaga kestabilan harga di pasaran.
“Sesuai hasil pemantauan dan penjelasan Wakil Kepala Bulog NTT, ketersediaan beras di Bulog NTT termasuk gula dan minyak goreng cukup untuk menjaga kestabilan harga beras, gula dan minyak goreng di pasaran hingga pelaksanaan tiga hari raya keagamaan yakni Idul Fitri, Nyepi dan Paskah,” kata Usman Husin kepada wartawan.
Menurutnya, kunjungan spesifik ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok sehingga stabilitas harga beras di pasar bisa terus terjaga. Selain itu, ia juga mengajak pemerintah daerah bersama Bulog untuk menggelar pasar murah tidak hanya di kota, tetapi juga di pasar-pasar mingguan di wilayah pedalaman.
“Jangan berpikir petani di desa-desa selalu ada beras. Bisa saja mereka ada yang kesulitan mendapatkan beras karena gagal panen atau faktor lainnya. Karena itu, pasar murah jangan hanya konsentrasi di kota saja,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Bulog NTT Ramaijon Purba menyampaikan bahwa stok beras di seluruh gudang Bulog di NTT saat ini mencapai lebih dari 17 ribu ton. Jumlah ini sangat cukup hingga tiga hari raya keagamaan tiba.
“Masyarakat NTT tak perlu kuatir. Bulog bersama pemerintah daerah dan berbagai lembaga lainnya juga terus menggelar pasar murah untuk menjaga kestabilan harga bahan kebutuhan pokok di pasar,” kata Ramaijon Purba.
Ia menambahkan, selain beras, stok gula pasir dan minyak goreng juga cukup, sehingga masyarakat bisa merayakan hari raya dengan tenang. Ramaijon juga mengingatkan para pedagang dan pengecer agar menjual beras Bulog sesuai harga yang ditetapkan pemerintah dan tidak boleh melebihi batas yang telah ditetapkan.(lya)














Komentar