GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda » Berita » Wagub NTT: Gereja dan Pemerintah Harus Kolaborasi Atasi Masalah Sosial

Wagub NTT: Gereja dan Pemerintah Harus Kolaborasi Atasi Masalah Sosial

NTTBersuara.id,KUPANG, —  Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menegaskan pentingnya kolaborasi antara gereja dan pemerintah dalam membangun NTT seutuhnya saat menghadiri Pembukaan Sidang Majelis Sinode GMIT LIV Tahun 2026 di Gedung GMIT Center Kupang.

Wagub Johni mengungkapkan Pemerintah Provinsi NTT memandang GMIT sebagai mitra penting dalam pembangunan NTT seutuhnya.

Wagub mengungkapkan, Gereja dan pemerintah memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan daerah, seperti kemiskinan, stunting, ketahanan pangan, dan degradasi lingkungan.

Menurut Wakil Gubernur, sinergi Pemerintah dan GMIT ini didasarkan pada kesadaran bersama bahwa persoalan sosial tidak dapat diselesaikan secara sektoral, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, Gereja, dan masyarakat.

Ia menambahkan, pemerintah tentu mempunyai keterbatasan di dalam melihat secara jeli semua persoalan di tengah masyarakat, disinilah peran Gereja sebagai mitra dan perpanjangan dari pemerintah yang ikut melihat masalah sosial tersebut untuk bersama-sama dengan pemerintah dalam penanganannya.

REI Fun Run Kupang Berhadiah Rp1 Miliar, 94.000 Rumah Masih Jadi PR di NTT

Ia mengharapkan, pelaksanaan Sidang Majelis Sinode GMIT LIV menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah-langkah kolaboratif dan berorientasi pada sinergi bersama pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga mengapresiasi pihak GMIT yang melakukan langkah-langkah konstruktif dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti peluncuran GG Mart yang merupakan inisiatif membangun kemandirian ekonomi berbasis gereja dengan pengembangan produk UMKM lokal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement