NTTBersuara.id, JAKARTA,– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana baru yang melanda berbagai wilayah Indonesia dalam 24 jam terakhir. Dari tanah longsor hingga banjir, berbagai bencana hidrometeorologi ini menuntut kesiapsiagaan dan kewaspadaan dari seluruh pihak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., Sabtu 31 Januari 2026 menyampaikan laporan terkini mengenai perkembangan situasi dan penanganan bencana di Tanah Air.
Salah satu kejadian yang menjadi perhatian adalah tanah longsor di Kota Bogor, Jawa Barat, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan berdampak pada 18 kepala keluarga. “Saat ini, penanganan kejadian masih dilakukan oleh BPBD Kota Bogor dengan dukungan unsur terkait, sementara status wilayah berada pada kondisi siaga darurat bencana,” ujar Abdul Muhari.
Selain itu, angin kencang juga melanda Kabupaten Bogor, menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah dan memaksa beberapa keluarga mengungsi. Banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Indramayu, Kota Depok, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Boalemo.
Di Jawa Tengah, bencana tanah longsor di Kabupaten Pemalang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. “Seluruh korban telah berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Wilayah terdampak saat ini berada dalam status siaga darurat,” kata Abdul Muhari.
Melihat tingginya curah hujan di hampir sebagian besar wilayah Tanah Air dalam beberapa hari ke depan, BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada. “BNPB akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan darurat dan perlindungan masyarakat berjalan optimal,” tegas Abdul Muhari.
BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini mengenai potensi bencana dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.(lya)



Komentar