GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Politik
Beranda » Berita » Percepat Konsolidasi, Golkar Kota Kupang Gelar Muscam 19 September untuk Pilih Ketua Kecamatan

Percepat Konsolidasi, Golkar Kota Kupang Gelar Muscam 19 September untuk Pilih Ketua Kecamatan

Percepat Konsolidasi, Golkar Kota Kupang Gelar Muscam 19 September untuk Pilih Ketua Kecamatan

NTTBersuara.id,KUPANG,–DPD Partai Golkar Kota Kupang di bawah kepemimpinan Ketua DPD Randi Daud, S.ST., mempercepat langkah konsolidasi organisasi menyeluruh dengan menjadwalkan Musyawarah Kecamatan (Muscam) pada 19 September 2026. Muscam ini akan memilih ketua pimpinan kecamatan untuk periode 2026–2031 di enam kecamatan se-Kota Kupang.

Rapat pemantapan pelaksanaan Muscam digelar Jumat11 September 2026 dipimpin langsung Ketua Panitia Muscam sekaligus Wakil Sekretaris Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Golkar Kota Kupang, Joni Nofrin Edison Amtaran. Joni menyatakan Muscam menjadi bagian penting dari penyegaran dan regenerasi struktur partai.

“Ini bertujuan untuk penyegaran dan juga regenerasi dalam struktur organisasi Partai Golkar. Pelaksanaannya diharapkan berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan,” ujar Joni usai rapat.

Enam kecamatan yang akan menggelar Muscam meliputi Kelapa Lima, Oebobo, Maulafa, Alak, Kota Lama, dan Kota Raja. Melalui forum tersebut, masing-masing wilayah akan memilih ketua pimpinan kecamatan untuk lima tahun ke depan.

Ketua DPD Golkar Kota Kupang Randi Daud menegaskan konsolidasi organisasi menjadi prioritas utama kepengurusan periode 2026–2031. Penataan struktur hingga tingkat bawah dinilai krusial agar organisasi berjalan kokoh dan responsif.

Perubahan APBD Kota Kupang 2026 Disepakati, Pemkot Diminta Fokus Eksekusi Sisa Anggaran

“Diharapkan konsolidasi organisasi berjalan baik, menyiapkan konsolidasi yang solid, serta kepengurusan yang lengkap di tingkat kecamatan,” kata Randi.

Langkah ini sejalan dengan tiga pilar strategi partai: konsolidasi, kaderisasi, dan persiapan menghadapi pemilu. “Sukses konsolidasi, sukses kaderisasi, dan sukses pemilu,” tegas Randi.

Konsolidasi tidak berhenti di tingkat kecamatan. Setelah enam ketua kecamatan terpilih, proses akan dilanjutkan ke pemilihan ketua kelurahan yang mencakup 51 kelurahan di seluruh Kota Kupang. Penataan struktur hingga tingkat paling bawah diharapkan memperkuat akar organisasi sekaligus memperluas jangkauan kaderisasi (lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement