NTTBersuara.id, FLORES,– Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui inisiatif SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, menyerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di dua titik: kota Mbay, kabupaten Nagekeo dan Kota Maumere kabupaten Sikka.
Dukungan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan, kesehatan dan sanitasi, serta perlengkapan tidur. Untuk memastikan masyarakat tetap terhubung, Indosat melalui brand IM3 dan Tri juga memberikan dukungan komunikasi khusus di wilayah Flores berupa kuota internet 3 GB, 100 menit telepon, dan 100 SMS ke semua operator.
Dari sisi infrastruktur telekomunikasi, Indosat memantau jaringan secara real-time 24/7 melalui command center serta menyiagakan tim teknis di titik-titik terdekat, didukung kendaraan operasional, pasokan BBM, genset tambahan dari luar pulau, dan baterai cadangan BTS. Langkah ini mempercepat pemulihan jaringan setelah sekitar 40% pemancar Indosat di Flores terdampak pemadaman listrik skala luas pasca gempa 15 Agustus 2026
Sejak tanggal 17 Agustus 2026, sebanyak 643 site yang dioperasikan oleh Indosat di Nusa Tenggara Timur telah berfungsi sepenuhnya untuk mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat di wilayah bencana. Indosat juga terus berkoordinasi dengan PLN, penyedia jaringan serat optik, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), BPBD, dan pemangku kepentingan terkait lainnya sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keberlangsungan layanan komunikasi.
Syed Bilal Kazmi, Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Kami turut prihatin atas gempa yang berdampak pada masyarakat di Flores. Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah memastikan dukungan dapat menjawab kebutuhan yang paling mendesak. Karena itu, kami berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga layanan komunikasi tetap tersedia selama masa tanggap darurat.”.
Sejalan dengan semangat #LebihBaikIndosat, dukungan melalui Indosat SIGAP akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Koordinasi bersama BPBD dan pihak terkait juga akan terus dilakukan sepanjang masa tanggap darurat hingga proses pemulihan. (lya)



Komentar