GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Olahraga
Beranda » Berita » Bupati Cup Rote Ndao Tuai Sorotan, Status Sasando Racing Team dan Hadiah Juara Dipertanyakan

Bupati Cup Rote Ndao Tuai Sorotan, Status Sasando Racing Team dan Hadiah Juara Dipertanyakan

NTTBersuara.id, ROTE NDAO — Polemik penyelenggaraan kejuaraan otomotif bertajuk Bupati Cup di Kabupaten Rote Ndao mencuat setelah nama Sasando Racing Team tercantum pada sejumlah piala, sementara hadiah atau uang pembinaan bagi pemenang 10 kelas lomba masih menunggu proses penganggaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle, menegaskan bahwa hadiah atau uang pembinaan untuk 10 kelas perlombaan tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Dalam keterangannya, Daniel menjelaskan bahwa mekanisme pembayaran tidak dilakukan secara tunai, melainkan melalui transfer ke rekening masing-masing pemenang setelah proses APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 ditetapkan melalui peraturan daerah.

“Waktu TM saya sudah jelaskan ke para croser, bahwa hadiah/uang pembinaan untuk 10 kelas lomba ditanggung oleh Pemerintah dalam hal ini Dispora Kab Rote Ndao,” demikian penjelasan Daniel.

Ia menambahkan, para pembalap yang meraih juara diminta memasukkan nama, nomor rekening, dan KTP sebagai kelengkapan administrasi untuk proses pencairan hadiah.

Pemkot Kupang Kucurkan Rp200 Juta untuk Liga Sepak Bola Usia Dini, Christian: Prestasi Harus Dibangun dari Bawah

“Proses pembayaran tidak bisa dilakukan secara tunai, akan dilakukan secara transfer menunggu perubahan APBD-P TA. 2026 di-Perdakan,” jelasnya.

Pernyataan tersebut memberikan penegasan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas hadiah. Namun, mekanisme pencairan yang masih menunggu penetapan APBD Perubahan membuat para pemenang perlu menunggu kepastian waktu pembayaran.

Nama Sasando Racing Team di Piala Jadi Pertanyaan

Di tengah persoalan hadiah tersebut, pencantuman nama Sasando Racing Team pada sejumlah piala Bupati Cup turut memunculkan pertanyaan mengenai peran tim tersebut dalam penyelenggaraan kejuaraan.

Apakah Sasando Racing Team bertindak sebagai penyelenggara, pelaksana teknis, atau pihak yang bekerja sama dengan pemerintah daerah?

Saleh Husin Prediksi Timnas Indonesia Menang 2-1 atas Thailand di Final ASEAN Cup 2026

Kejelasan mengenai hal ini penting agar publik mengetahui hubungan antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Dispora, panitia pelaksana, dan klub otomotif yang terlibat.

Selain itu, perlu dijelaskan pula siapa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan dan bagaimana koordinasi dilakukan apabila muncul persoalan terkait hadiah bagi para pemenang.

Sekda Minta Persoalan Dilaporkan ke IMI NTT

Daniel juga menyoroti sikap panitia yang dinilainya terkesan menghindari persoalan tersebut. Ia meminta agar masalah itu dilaporkan kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi NTT.

Pelaporan kepada organisasi induk olahraga otomotif tersebut dinilai dapat menjadi jalur untuk meminta klarifikasi dan mengevaluasi keterlibatan klub dalam penyelenggaraan event.

Christian Widodo Lepas 31 Atlet Kempo ke Bali: Bertarung dengan Mental Kesatria

IMI NTT diharapkan memberikan penjelasan mengenai status klub yang terlibat, mekanisme rekomendasi penyelenggaraan kejuaraan, serta langkah yang dapat diambil apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan organisasi.

Termasuk di dalamnya kemungkinan pemberian sanksi terhadap klub SMRC, apabila berdasarkan pemeriksaan terbukti melakukan pelanggaran atau menelantarkan hak pembalap. Bentuk sanksi maupun kewenangan pembekuan izin dan penerbitan rekomendasi event perlu mengacu pada aturan organisasi yang berlaku.

Para Juara Menunggu Kepastian

Bagi para pembalap yang telah mengikuti perlombaan dan meraih juara, kepastian pencairan hadiah menjadi hal yang penting.

Penjelasan Sekda bahwa hadiah ditanggung Dispora dan akan dibayarkan melalui transfer setelah APBD Perubahan ditetapkan menjadi informasi awal bagi para pemenang mengenai mekanisme pembayaran.

Meski demikian, kejelasan jadwal pencairan tetap diperlukan agar para juara mengetahui kapan hak mereka dapat diterima.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Dispora, panitia, Sasando Racing Team, dan IMI NTT diharapkan memberikan penjelasan yang transparan mengenai penyelenggaraan Bupati Cup, hubungan antarpihak, serta penyelesaian persoalan hadiah.

Dengan demikian, polemik ini dapat diselesaikan berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku, tanpa menimbulkan spekulasi berkepanjangan di kalangan pembalap maupun masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement