GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / Gubernur NTT Harapkan Menwa Jadi Contoh Bagi Generasi Muda, Ini Alasannya

Gubernur NTT Harapkan Menwa Jadi Contoh Bagi Generasi Muda, Ini Alasannya

NTTBersuara.id, KUPANG,– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan pentingnya peran Resimen Mahasiswa (Menwa) sebagai teladan bagi generasi muda lainnya.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Komandan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT Periode 2025-2028, Fahmi Haji Abdullahi, di Aula Rektorat Undana, Kamis 19 Februari 2026

“Resimen Mahasiswa (Menwa) harus menjadi contoh bagi generasi muda lain melalui semangat daya juang dan semangat pantang menyerah. Menwa juga harus memiliki kepekaan sosial, kecintaan pada tanah air, serta kesiapsiagaan dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa,” ujar Gubernur Melki.

Sebelumnya, Dankonas Menwa, Ahmad Riza Patria secara resmi melantik Fahmi Haji Abdullahi sebagai Danmenwa Mahadana NTT periode 2025-2028.

Gubernur Melki mengatakan mahasiswa adalah agen perubahan dan dalam sejarah bangsa ini, mahasiswa selalu tampil di garis depan dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, persatuan, dan keadilan sosial.

Gubernur NTT Buka Pameran ‘Weaving Wonders’ – Perempuan NTT Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Tenun dan Usaha Komunitas

“Resimen Mahasiswa bukan hanya organisasi semi-militer di lingkungan kampus, tetapi wadah pembinaan karakter, disiplin, kepemimpinan, serta penguatan wawasan kebangsaan,” ucap Gubernur Melki.

Gubernur Melki menerangkan, melalui semboyan Widya Castrena Dharma Siddha yang berarti penyempurnaan pengabdian dengan ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan, Resimen Mahasiswa harus memadukan kecerdasan intelektual dengan ketangguhan mental dan fisik.

Sehingga dalam konteks pembangunan NTT, lanjut Gubernur Melki, dibutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter dan memiliki semangat bela negara.

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, sekaligus Dankonas Menwa RI, Ahmad Riza Patria, dalam momentum tersebut mengisahkan sejarah Resimen Mahasiswa Indonesia yang didirikan pada tahun 1959-1963 sebagai wadah bela negara bagi mahasiswa.

Rektor Undana, Jefri S. Bale dalam kesempatan tersebut juga menaruh harapan besar kepada jajaran Menwa Mahadana untuk selalu bisa adaptif dalam setiap perubahan dan dinamika, dan terus menjadi agen perubahan dalam pembangunan bangsa.

Walikota dan Wawali Kupang Pimpin Operasi Humanis Pekerja Anak – Bantu Keluarga dengan Intervensi Menyeluruh

Komando Resimen Mahasiswa Mahadana Provinsi NTT Periode 2025-2028, Fahmi Haji Abdullahi dalam sambutannya mengatakan jabatan baru yang ia emban merupakan tanggung jawab besar yang harus ia laksanakan dengan penuh dedikasi dan profesional sesuai yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Ini bukan sekedar jabatan, tapi ini merupakan tanggung jawab moral, tanggung jawab kebangsaan,” jelas Fahmi.(lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement