NTTBersuara.id, JAKARTA, — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia sejak Rabu (18/2), pukul 07.00 WIB, hingga Kamis (19/2), pukul 07.00 WIB.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. menyampaikan bahwa fenomena gerakan tanah terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (16/2), pukul 03.00 WIB.
Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan pergerakan tanah dan kerusakan rumah warga di Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya.
Selain itu, cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (17/2), pukul 15.45 WIB. Hujan deras disertai angin kencang berdampak pada wilayah Kecamatan Bayat yang mencakup tiga desa.
Angin kencang juga terjadi di Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur pada Selasa (17/2) pukul 16.00 WIB. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan atap rumah warga di Desa Clarak, Kecamatan Leces.
BNPB juga memantau status aktivitas gunung api berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi per (18/2).
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada periode (17/2) hingga (19/2).
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat diharapkan memantau informasi cuaca resmi dari BMKG, memastikan kondisi lingkungan sekitar aman, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada BPBD setempat.(lya)













Komentar