GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda / HUMANIORA / Poltekkes Kemenkes Kupang Ikuti KKN Gentaskin Batch 2 – Dorong Solusi Kesehatan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Poltekkes Kemenkes Kupang Ikuti KKN Gentaskin Batch 2 – Dorong Solusi Kesehatan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Poltekkes Kemenkes Kupang Ikuti KKN Gentaskin Batch 2 – Dorong Solusi Kesehatan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

NTTBersuara.id,KUPANG,–Direktur Poltekkes Kementerian Kesehatan Kupang, Maria Hilaria, S.Si., S.Farm., Apt., M.Si., menghadiri kegiatan Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Mahasiswa Berdampak Gentaskin Batch 2 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang pada Jumat 10 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan berbasis potensi desa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelepasan ribuan mahasiswa itu dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Dr. Fauzan; Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI Reinhard Abdul Haris; Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki; Kepala LLDIKTI Wilayah XV Adrianus Amheka; serta para pimpinan perguruan tinggi dan dosen pembimbing lapangan.

Gubernur NTT: Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan dengan Pendekatan Ilmiah

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melki Laka Lena berharap kehadiran 2.319 mahasiswa yang diterjunkan ke berbagai desa mampu membawa pendekatan yang lebih ilmiah dalam memetakan sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di NTT. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat.

Poltekkes Kemenkes Kupang turut menjadi bagian dari kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam program KKN Tematik Berdampak Gentaskin Batch 2. Keterlibatan institusi pendidikan kesehatan tersebut diharapkan memperkuat upaya penanganan berbagai persoalan kesehatan masyarakat, mulai dari promotif, preventif, hingga pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Mentan Amran di Alor: Lewat Pertanian Kita Ubah Nasib Rakyat, Target Kemiskinan Turun di Bawah 10%

“Mahasiswa Diminta Implementasikan Ilmu untuk Membantu Masyarakat Langsung”

Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang Maria Hilaria menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam KKN Tematik Berdampak Gentaskin merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat sekaligus implementasi pembelajaran yang berorientasi pada penyelesaian persoalan kesehatan di lapangan.

“Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kupang diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk mendampingi masyarakat secara langsung. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan, kami ingin menghadirkan solusi kesehatan yang berbasis kebutuhan masyarakat sehingga keberadaan mahasiswa benar-benar memberi dampak positif dan berkelanjutan bagi desa-desa di Nusa Tenggara Timur,” ujar Maria Hilaria.

Ia menambahkan, KKN Tematik tidak hanya menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial, memperkuat kompetensi profesional tenaga kesehatan, serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri dalam menjaga kesehatan.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, program KKN Tematik Berdampak Gentaskin diharapkan mampu melahirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (goe)

Wagub Johni Apresiasi Adriano: Anak Muda Alor Berani Bawa Suara Rakyat hingga Nasional

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement