GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
HUMANIORA
Beranda » Berita » Wawali Kupang Serahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Gempa Sumba Barat Daya

Wawali Kupang Serahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Gempa Sumba Barat Daya

NTTBersuara.id, SUMBA, –Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., hadir langsung di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp50 juta bagi warga terdampak, Jumat 9 Oktober 2026. Turut mendampingi Wawali dalam penyerahan tersebut, Kabag Kesra Setda Kota Kupang, Ivan L. Mila Meha, S.STP., M.M.

Bantuan yang bersumber dari sumbangan solidaritas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kupang itu diterima langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., di Kantor Bupati Sumba Barat Daya.

Bantuan tersebut berupa kebutuhan logistik, meliputi terpal, beras, air mineral, mi instan, dan selimut. Selain membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga, penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Kota Kupang bagi saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Kupang, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Hari ini, kami hadir bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa saudara-saudara di Sumba tidak sendiri. Ada kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar Nusa Tenggara Timur, khususnya masyarakat Kota Kupang,” ujar Serena.

Menurutnya, bencana gempa tidak hanya menimbulkan kerusakan rumah dan bangunan, tetapi juga mengguncang rasa aman, menguji ketabahan, serta menghadirkan ketidakpastian bagi keluarga yang terdampak.

Wagub Johni Lirik Potensi Wisata Bendungan Raknamo, dari Jetski hingga Arena Berkemah

Karena itu, ia berharap bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban warga, membantu memenuhi sebagian kebutuhan dasar, sekaligus memberikan kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit dan melewati masa sulit.

“Bantuan ini mungkin belum dapat menjawab seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, kami berharap apa yang kami bawa hari ini dapat meringankan beban dan menguatkan hati saudara-saudara kita untuk bangkit kembali,” katanya.

Wawali menegaskan, kepedulian terhadap korban bencana tidak boleh berhenti pada rasa prihatin, doa, atau ungkapan simpati. Kepedulian harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, kehadiran di Sumba Barat Daya merupakan wujud persaudaraan antardaerah yang melampaui batas geografis. Kota Kupang dan Sumba memang berada di wilayah yang berbeda, tetapi keduanya merupakan bagian dari keluarga besar Nusa Tenggara Timur. “Ketika saudara kita mengalami kesulitan, yang dibutuhkan bukan hanya doa dan kata-kata penghiburan, tetapi juga kehadiran dan uluran tangan,” tegasnya.

Ia pun mengajak pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen kemanusiaan untuk terus bergandengan tangan mendukung penanganan dampak bencana dan proses pemulihan warga. “Ukuran persaudaraan bukanlah seberapa dekat kita tinggal, melainkan seberapa cepat kita hadir ketika saudara kita membutuhkan pertolongan,” tambah Serena.

Wagub Johni: Pembangunan Perbatasan NTT Harus Terintegrasi, Jangan Ada Ego Sektoral

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wakil Wali Kota Kupang yang hadir langsung menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh ASN Pemerintah Kota Kupang yang telah menunjukkan kepedulian melalui sumbangan solidaritas untuk membantu warga Sumba Barat Daya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana. Ia memastikan bantuan yang diterima akan segera didistribusikan kepada warga terdampak agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Sebagai informasi, gempa bumi bermagnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya pada 4 Oktober 2026 lalu. Berdasarkan laporan BPBD NTT hingga 6 Oktober 2026, bencana tersebut berdampak pada 299 rumah dan sejumlah fasilitas umum, serta menyebabkan satu orang mengalami luka-luka. (lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement