GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Ekonomi
Beranda » Berita » Penumpang Angkutan Laut dan Udara di NTT Melonjak pada Juli 2026

Penumpang Angkutan Laut dan Udara di NTT Melonjak pada Juli 2026

NTTBersuara.id, KUPANG — Aktivitas transportasi di Nusa Tenggara Timur meningkat signifikan pada Juli 2026. Jumlah penumpang angkutan laut tercatat mencapai 663.053 orang, atau melonjak 52,09 persen dibandingkan Juni 2026.

Kenaikan juga terjadi pada sektor angkutan udara. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT mencatat jumlah penumpang angkutan udara pada Juli 2026 mencapai 317.426 orang, meningkat 25,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers perkembangan transportasi NTT di Aula Kantor BPS NTT, Selasa 1 September 2026.

Menurut Matamira, peningkatan aktivitas transportasi tidak hanya terlihat secara bulanan, tetapi juga jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah penumpang angkutan laut pada Juli 2026 meningkat 18,76 persen dibandingkan Juli 2025. Sementara jumlah penumpang angkutan udara tumbuh 4,01 persen dibandingkan Juli 2025.

FCE 2026 Catat Transaksi UMKM Rp609 Juta, LoI Ekspor Capai Rp27 Miliar

Untuk angkutan laut, jumlah pelayaran selama Juli 2026 mencapai 10.303 pelayaran. Angka tersebut meningkat 24,96 persen dibandingkan Juni 2026 dan naik 25,51 persen dibandingkan Juli 2025.

Dari total penumpang angkutan laut, sebanyak 324.577 orang merupakan penumpang turun dan 338.476 orang merupakan penumpang naik.

Sementara itu, jumlah penerbangan angkutan udara pada Juli 2026 mencapai 3.893 penerbangan. Jumlah tersebut meningkat 21,43 persen dibandingkan Juni 2026 dan naik 6,63 persen dibandingkan Juli 2025.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.946 penerbangan merupakan penerbangan berangkat dan 1.947 penerbangan merupakan penerbangan datang.

BPS NTT mencatat Bandara El Tari Kupang menjadi bandara dengan andil penerbangan terbesar pada Juli 2026, yakni 33,39 persen. Posisi berikutnya ditempati Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dengan andil 32,16 persen.

OJK Beri Perlakuan Khusus Kredit Debitur Terdampak Gempa di 8 Kabupaten NTT

Peningkatan aktivitas transportasi tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat melalui jalur laut dan udara di NTT mengalami pertumbuhan pada Juli 2026, baik dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu. (lya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement