NTTBersuara.id, KUPANG — Mbuhang Nggiku terpilih sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang periode 2026-2029 dalam Konferensi Kota (Konferta) V AJI Kota Kupang yang digelar di Hotel Aston Kupang, Jumat 28 Agustus 2026.
Dalam konferensi tersebut, Toni Johanis ditetapkan sebagai sekretaris dan Retno Irawati sebagai bendahara. Mereka menggantikan kepengurusan periode 2023-2026 yang dipimpin Jimmy Amnifu sebagai ketua dan Linda Makandoloe sebagai sekretaris.
Konferta V AJI Kota Kupang juga menetapkan sejumlah perangkat organisasi, termasuk Majelis Pertimbangan Legislasi, Majelis Etik, dan Peradilan Organisasi.
Setelah ditetapkan sebagai ketua, Mbuhang mengatakan kepercayaan yang diberikan anggota merupakan amanah yang harus dijalankan bersama.
“Dalam Konferta kali ini, saya dipercayakan oleh teman-teman untuk memimpin organisasi ini selama tiga tahun ke depan,” ujar Mbuhang.
Menurut dia, kepemimpinan AJI Kota Kupang tidak dapat dijalankan seorang diri. Soliditas dan dukungan seluruh anggota diperlukan untuk memperkuat organisasi serta menghadapi berbagai tantangan dunia jurnalistik.
“Saya berharap semua anggota maupun pengurus saling mendukung untuk membangun organisasi ini menjadi organisasi yang lebih maju,” katanya.
Toni Johanis mengatakan siap mendampingi Mbuhang menjalankan roda organisasi selama tiga tahun ke depan.
“Saya siap mendukung kerja AJI Kota Kupang ke depan bersama dengan seluruh anggota,” ujar Toni.
Bayu: AJI Kupang Tidak Sendiri
Sekretaris Jenderal AJI Indonesia Bayu Wardana yang menghadiri Konferta V mengatakan kepengurusan baru AJI Kota Kupang mendapat dukungan dari jaringan AJI di seluruh Indonesia.
Bayu menyebut AJI memiliki sekitar 1.800 anggota yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.
“Kalian tidak sendiri. Ada sekitar 1.800-an yang sama-sama dengan kita di seluruh kabupaten kota,” ujar Bayu dalam sambutan penutupan Konferta.
Bayu juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus AJI Kota Kupang periode 2023-2026 yang telah menjalankan roda organisasi selama tiga tahun.
Ia kemudian mengucapkan selamat kepada Mbuhang Nggiku dan Toni Johanis yang dipercaya memimpin AJI Kota Kupang periode 2026-2029.
Menurut Bayu, berbagai tantangan yang dihadapi jurnalis dan organisasi pers harus dihadapi secara bersama-sama. Jaringan AJI di berbagai daerah, kata dia, dapat menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, berdiskusi, dan saling memberikan dukungan dalam menghadapi persoalan kerja jurnalistik.
Bayu berharap kepengurusan baru AJI Kota Kupang tetap menjadikan kebebasan pers sebagai salah satu nilai utama organisasi.
“Selamat untuk ketua yang baru. Yang penting teman-teman sudah tahu visi misi AJI seperti apa,” katanya.
Ia menegaskan AJI Indonesia akan terus mendukung kepengurusan AJI Kota Kupang dalam menjalankan agenda organisasi dan memperjuangkan kebebasan pers, baik di Nusa Tenggara Timur maupun secara nasional.
Konferta V AJI Kota Kupang dipimpin Ana Jukana sebagai pimpinan sidang, didampingi Riflan Hayon dan Lidia Radja.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, AJI Kota Kupang memasuki periode 2026-2029 dengan agenda memperkuat organisasi, meningkatkan kapasitas jurnalis, serta menjaga profesionalisme dan kebebasan pers. (lya)



Komentar