NTTBersuara.id,KUPANG,– Warga RT 40 RW 10 Kelurahan Oebufu meminta Muhammad Ramli, Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), untuk memperjuangkan pembangunan jalan di lorong samping kantor BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Aspirasi ini disampaikan dalam kegiatan reses tahap II masa sidang 2025/2026 yang dilaksanakan Muhammad Ramli di Kelurahan Oebufu.
Ketua RT 40 RW 10, Santhy, menyatakan bahwa permintaan pembangunan jalan tersebut sudah berulang kali diajukan melalui musrenbang namun belum juga terealisasi. “Kami sudah berkali-kali mengusulkan pembangunan jalan ini, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah,” ujarnya.
Dalam forum reses tersebut, warga menegaskan bahwa kondisi jalan yang belum memadai sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari, termasuk akses menuju fasilitas umum dan pusat layanan publik. “Ini jalur utama kami dari permukiman ke jalan besar, jadi sangat penting segera dibangun,” kata Santhy.
Selain persoalan jalan, warga juga menyampaikan keluhan di bidang layanan kesehatan. Mereka mengeluhkan kurangnya perhatian terhadap kader posyandu dan keterlambatan pencairan dana operasional yang berimbas pada kelancaran pelayanan. “Kami butuh perhatian agar kegiatan posyandu bisa berjalan maksimal,” ungkap salah satu kader.
Para kader posyandu juga menyampaikan kebutuhan alat kesehatan seperti tensi darah agar pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan bisa lebih maksimal. “Fasilitas dan alat kesehatan masih sangat terbatas, padahal ini penting untuk menjaga kesehatan warga,” tambahnya.
Dalam rapat reses, warga juga bersepakat untuk mengusulkan program pengobatan gratis di wilayah RW 10. Mereka menilai program ini penting, khususnya bagi kelompok rentan. “Kami sangat membutuhkan pengobatan gratis untuk warga kami,” kata salah satu warga lain.
Aspirasi warga tersebut kemudian dicatat secara resmi dan disampaikan kepada Muhammad Ramli sebagai bagian dari hasil reses. Mereka berharap seluruh usulan tersebut bisa masuk dalam skala prioritas pembangunan kota. “Semoga usulan kami didengar dan segera direalisasikan,” harap Santhy.
Menanggapi aspirasi warga, Muhammad Ramli menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan tanpa terkecuali. “Saya akan kawal dan bawa semua aspirasi ini ke tingkat DPRD dan mendorong pemerintah kota agar segera menindaklanjuti,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya dalam reses bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab politik untuk memastikan suara masyarakat benar-benar diperjuangkan dan terealisasi. “Saya berkomitmen memprioritaskan kebutuhan warga agar dapat dirasakan manfaatnya langsung,” tutup Muhammad Ramli. (lya)



Komentar